Jakarta (ANTARA) - PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) sukses melakukan transformasi bisnis berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG), yang memposisikan perusahaan sebagai pemimpin sektor infrastruktur air tidak hanya di level nasional, tetapi juga global.
Langkah strategis ini terbukti ampuh memperkuat daya saing perusahaan di tengah dinamika industri yang kompleks. Direktur Utama WTJJ, Rendy Ardiansyah, mengungkapkan bahwa ESG kini telah menjadi strategi utama dalam setiap keputusan bisnis dan operasional perusahaan.
"ESG bukan lagi sekadar kepatuhan, melainkan strategi diferensiasi kami untuk beradaptasi dan tumbuh. Ini adalah financing gateway yang membuka akses pendanaan lebih luas," ujar Rendy dalam keterangan yang diterima, Selasa.
Sebelumnya di ajang (Katadata ESG Insight) KESGI Forum 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, WTJJ berhasil meraih peringkat satu di Indonesia dan lima besar dunia.
Komitmen WTJJ dalam praktik keberlanjutan mendapat pengakuan dunia. Berdasarkan penilaian S&P Global pada Februari 2026, WTJJ berhasil mencatatkan skor ESG sebesar 55. Angka ini menempatkan WTJJ di peringkat pertama di Indonesia dan masuk dalam jajaran lima besar dunia untuk kategori industri air (water).
Prestasi ini berdampak langsung pada kepercayaan investor. Pada tahun 2025, WTJJ sukses melakukan refinancing dari pinjaman konvensional menjadi pendanaan hijau (green financing) senilai Rp1,29 triliun.
Efisiensi Teknologi dan Ketahanan Air
Sebagai pengelola proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) SPAM Regional Jatiluhur I, WTJJ mengoperasikan salah satu infrastruktur air minum terbesar di Indonesia dengan kapasitas 4.750 liter per detik.
Layanan ini menjadi tumpuan bagi sekitar 2 juta jiwa yang tersebar di DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang. Kehadiran proyek ini sejak Desember 2024 sangat krusial dalam mengurangi ketergantungan masyarakat pada penggunaan air tanah.
Dalam operasionalnya, WTJJ juga melakukan inovasi teknologi untuk efisiensi energi, di antaranya:
Variable Speed Drive: Diterapkan pada hampir seluruh sistem pompa untuk mengontrol konsumsi listrik secara real-time.
Energi Terbarukan: Pemanfaatan sumber energi bersih dan sistem manajemen energi untuk fleksibilitas biaya dan pengurangan emisi karbon.
“Investasi di sektor air bukan sekadar skema pendanaan, melainkan komitmen jangka panjang untuk menyediakan air berkelanjutan bagi masyarakat,” tegas Rendy.
Ke depan, WTJJ optimis dengan tata kelola yang transparan dan dampak keberlanjutan yang terukur, perusahaan akan terus menghadirkan infrastruktur air berkelas dunia sekaligus memperluas akses pembiayaan hijau di masa depan.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.