Kabupaten Bogor (ANTARA) - Polsek Cisarua Polres Bogor menggandeng sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) untuk mengantisipasi praktik pungutan liar (pungli) sekaligus mengurai kepadatan kendaraan di jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Cisarua AKP Budi Suratman itu difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas dan penguatan kamtibmas di sejumlah titik rawan kepadatan, terutama pada akhir pekan saat volume kendaraan meningkat.

Kapolsek Cisarua AKP Budi Suratman mengatakan sinergi dengan supeltas menjadi langkah strategis untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus mencegah praktik pungli di lapangan.

“Selain membantu pengaturan lalu lintas, kami juga memberikan imbauan agar tidak ada pihak yang melakukan pungutan liar kepada pengguna jalan,” ujarnya.

Adapun titik pengaturan meliputi jalur alternatif Citeko, Simpang Cibulan, Simpang Pasar Cisarua, jalur alternatif Cilember, serta sejumlah persimpangan lain yang kerap digunakan pengendara untuk menghindari kepadatan di jalur utama.

Menurut dia, peningkatan volume kendaraan menuju kawasan Puncak turut berdampak pada jalur alternatif, terutama saat diberlakukannya sistem buka tutup arus lalu lintas.

Karena itu, kehadiran petugas bersama supeltas dinilai penting untuk membantu mengurai kepadatan sekaligus memastikan situasi tetap kondusif.

Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas di lapangan guna mencegah potensi gangguan keamanan, termasuk praktik pungli yang merugikan masyarakat.

Polsek Cisarua berharap kolaborasi antara kepolisian dan supeltas dapat terus terjalin sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman saat melintas di kawasan Puncak.

Upaya tersebut juga diharapkan mampu menciptakan ketertiban berlalu lintas serta menjaga citra kawasan wisata Puncak sebagai destinasi yang aman bagi wisatawan.


 



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026