Cianjur (ANTARA) - Petugas gabungan Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berhasil mengevakuasi tiga orang pelajar korban tenggelam terbawa gelombang di Pantai Cemara, Kecamatan Cidaun, satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya masih menjalani perawatan di puskesmas, Minggu.
Camat Cidaun Gagan Rusganda saat dihubungi Minggu, mengatakan sebelumnya para korban MMH (16), AMF (16), dan MF (18) warga Kecamatan Pasirkuda menginap di lokasi dengan mendirikan tenda pada Sabtu, (3/4) dan Minggu pagi berenang tanpa alat keselamatan di pantai.
Ketiganya terbawa gelombang hingga tenggelam sehingga pengelola tempat wisata dan warga yang melihat kejadian berusaha melakukan pencarian sambil menunggu petugas gabungan dari Satpolairud Polres Cianjur.
"Aparat Kecamatan Cidaun dan pengelola tempat wisata Ciwidig-Cemara berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Cianjur, dan relawan BPBD Cianjur, melakukan pencarian setelah mendapat laporan tiga orang pelajar tenggelam," katanya.
Selang beberapa puluh menit petugas gabungan berhasil menemukan tubuh korban AMF dan MF dalam kondisi tidak sadarkan diri langsung dibawa ke Puskesmas Cidaun guna mendapatkan pertolongan medis.
Sedangkan MMH ditemukan sudah tidak bernyawa berjarak beberapa puluh meter dari lokasi dua temannya ditemukan, jasad MMH sempat dibawa ke puskesmas guna visum, hingga akhirnya dibawa pihak keluarga guna dimakamkan di kampung tempat tinggal-nya.
"Dua orang korban selamat AMF dan MF hingga Minggu petang masih menjalani perawatan di puskesmas dengan kondisi sudah sadarkan diri dan mulai membaik, kami pastikan keduanya mendapat pelayanan secara maksimal," katanya.
Pihaknya mengimbau masyarakat terutama wisatawan yang hendak berlibur ke pantai selatan Cianjur, mematuhi larangan tidak mendekati bibir pantai terlebih berenang karena cuaca ekstrem masih melanda pantai selatan, sehingga dapat memicu gelombang tinggi.
"Kami menempatkan petugas gabungan saat libur panjang akhir pekan guna membantu petugas balawisata mengimbau wisatawan tidak mendekati bibir pantai atau berenang karena gelombang tinggi dapat terjadi setiap saat mengancam keselamatan," katanya.
Baca juga: Seorang wisatawan asal Bogor tewas tenggelam di pantai Padabumi Tasikmalaya
Baca juga: Seorang wisatawan tewas tenggelam di Pantai Taman Manalusu Garut
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Erwan Muhadam
COPYRIGHT © ANTARA 2026