Dalam momen itu, SBY mengikuti prosesi upacara dengan mengenakan baret biru muda khas pasukan pemelihara perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
SBY, semasa mengabdi sebagai prajurit TNI pada tahun 1995–1996, tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UN peacekeeping force), menjalankan misi perdamaian sebagai Chief Military Observer Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Bosnia Herzegovina. SBY saat itu memimpin pasukan yang terdiri atas 650 perwira dari 29 negara.
Prosesi upacara berlangsung singkat. Upacara berakhir setelah tiga peti jenazah itu masuk ke dalam pesawat.
Di rumah duka, keluarga dari masing-masing prajurit telah menyiapkan kedatangan jenazah Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon, dan Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar.
Di rumah duka almarhum Mayor Zulmi, ruangan khusus dipersiapkan untuk persemayaman jenazah.
Perwakilan keluarga, Risman Efendi, di Cimahi, Sabtu, mengatakan persiapan dilakukan sejak pagi, meliputi penataan ruangan hingga penyediaan tempat untuk peti jenazah.
“Kami menyiapkan ruang penyambutan di dalam rumah, termasuk meja untuk peti jenazah,” ujar Risman.
Di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, keluarga inti dari masing-masing prajurit mengikuti secara langsung prosesi persemayaman, upacara pengusungan, dan mereka secara bergantian juga ditemui langsung oleh Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo mengucapkan belasungkawa kepada anggota keluarga, khususnya orang tua dan istri dari tiga prajurit tersebut, kemudian turut menguatkan mereka atas kehilangan yang mereka alami.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tiga jenazah prajurit gugur di Lebanon diterbangkan menuju rumah duka
Pewarta: Genta Tenri Mawangi, FauzanEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.