Jakarta (ANTARA) - Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memakai baret khas pasukan perdamaian saat bertakziah dan memberikan penghormatan kepada tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian bersama Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL).

Di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu malam, jenazah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon disemayamkan sebelum diserahkan secara resmi oleh negara kepada keluarga.

Dalam prosesi persemayaman itu, SBY tiba sekitar pukul 19.00 WIB setelah Presiden Prabowo selesai memberi penghormatannya kepada tiga prajurit TNI yang gugur tersebut.

Baca juga: Momen haru Presiden Prabowo cium kepala bayi anak prajurit TNI yang gugur di Lebanon

SBY mengenakan setelan jas hitam lengkap dengan baret biru muda khas pasukan perdamaian PBB.

SBY kemudian berdiri tepat di samping Presiden Prabowo untuk mengikuti upacara pengusungan peti jenazah.

Presiden ke-6 RI SBY, semasa mengabdi sebagai prajurit TNI pada tahun 1995–1996, tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UN peacekeeping force), menjalankan misi perdamaian sebagai Chief Military Observer Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Bosnia Herzegovina.



Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026