Kota Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, menertibkan 14 bangunan liar di Jalan Cipinang Gading, Bogor Selatan, Jumat, guna memulihkan fungsi jalan dan mengurai kemacetan di jalur alternatif tersebut.
Penertiban dilakukan petugas gabungan dengan 10 bangunan dibongkar secara mandiri oleh pemilik, sementara empat lainnya dibongkar menggunakan alat berat karena tidak memungkinkan dilakukan secara manual.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengapresiasi langkah penertiban tersebut sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang menginginkan lingkungan lebih tertib dan bersih.
“Jadi saya banyak mendapatkan masukan dari masyarakat Bogor Selatan yang khususnya rindu lingkungannya bersih, rindu lingkungannya juga tertib, dan selanjutnya kita tindak lanjuti bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan bangunan liar di atas saluran drainase menyebabkan penyempitan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas secara dua arah, terutama di ruas yang menjadi jalur alternatif pasca penutupan Jalan Saleh Danasasmita.
Akibatnya, antrean kendaraan kerap terjadi dan mengganggu mobilitas warga, termasuk untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
“Ini jalan milik masyarakat, ini jalan akses ekonomi masyarakat. Jalan ini juga diperlukan untuk pendidikan, kesehatan, dan sosial,” kata Dedie.
Penertiban dilakukan secara cepat dengan melibatkan dump truck, kendaraan pikap, serta personel gabungan untuk membersihkan sisa material bongkaran dan sampah yang menutup saluran air.
Dengan pembersihan tersebut, diharapkan akses jalan dapat kembali normal dan bisa dilalui kendaraan pada keesokan harinya.
Dedie menambahkan, penertiban ini juga menjadi bagian dari upaya mengembalikan fungsi saluran drainase serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
“Setelah sekian lama tidak tersentuh, kini masyarakat mau membongkar sendiri. Saya yakin masyarakat yang sudah memanfaatkan lahan saluran air cukup lama sudah mendapatkan keuntungan. Sekarang kita kembalikan fungsinya,” ujarnya.
Ia memastikan proses penertiban berjalan lancar tanpa kendala berarti, serta mendapat dukungan dari masyarakat setempat.(KR-MFS)
Pewarta: M Fikri SetiawanEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026