Penajam Paser Utara (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengajak masyarakat meninggalkan jejak hijau melalui aksi menanam pohon sambil berlibur di Miniatur Hutan Hujan Tropis (MHHT) Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Masyarakat berlibur ke IKN dan menanam pohon di MHHT KIPP IKN," ujar Juru Bicara Otorita IKN sekaligus Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik Troy Pantouw ketika ditanya mengenai kegiatan wisata di kawasan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Jumat.

Program tersebut, kata dia, sebagai bagian dari layanan kunjungan pada periode libur panjang, pada 3-5 April 2026, bertepatan dengan libur Paskah.

Kegiatan ini dapat diikuti secara gratis dan pendaftaran dibuka melalui aplikasi IKNOW dengan kuota hingga 150 peserta setiap hari.

Baca juga: Austria tertarik terlibat bangun IKN ciptakan kota hutan modern
Baca juga: Hutan IKN seluas 1.805 hektare hasil rehabilitasi sejak 2024 sudah didatangi satwa

"Masyarakat yang berkunjung sendiri atau bersama keluarga, kerabat, maupun rekan terdekat dapat meninggalkan jejak hijau di kawasan IKN," jelasnya.

Otorita IKN, kata dia, menghadirkan pengalaman yang lebih dekat antara masyarakat dan IKN, serta mengajak masyarakat lebih peduli lingkungan dan konsep pengembangan kawasan yang mengedepankan keberlanjutan.

Sehingga masyarakat yang berkunjung tidak hanya melihat perkembangan IKN saja, kata dia, tetapi juga dapat berkontribusi secara langsung dalam proses yang sedang berlangsung.

"Aktivitas sederhana seperti menanam pohon menjadi bagian dari pengalaman yang menghubungkan kunjungan dengan kepedulian terhadap lingkungan," tambahnya.

Baca juga: Otorita dorong partisipasi masyarakat tanam pohon di kawasan IKN

Masyarakat yang telah terdaftar hadir di titik kumpul rest area paling lambat pukul 08.00 Wita, kemudian menggunakan bus diberangkatkan bersama-sama menuju lokasi kegiatan di MHHT KIPP IKN.

Peserta kegiatan penanaman pohon juga diingatkan mempersiapkan diri sebelum mengikuti kegiatan penanaman, termasuk menjaga kondisi fisik serta membawa perlengkapan pribadi yang diperlukan.

"Peserta harus menjaga kesehatan dan kebugaran, serta membawa topi, payung, dan botol minum pribadi sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik di kawasan IKN," kata



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026