Bekasi (ANTARA) - Program Studi Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menjalin sinergi dengan industri strategis PT SS Teknika Indonesia (SSTI), perusahaan pengembang teknologi otomotif untuk sektor transportasi, logistik, energi dan pertahanan.

Dosen Tetap Unhan RI Herlina Tarigan mengatakan SSTI di Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi salah satu lokasi tujuan kunjungan studi sekaligus program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

"Program ini memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa sekaligus menekankan pentingnya kontribusi setiap komponen masyarakat dalam mendukung ketahanan nasional," katanya di Bekasi, Kamis.

Baca juga: VCGamers terima kunjungan Unhan, bahas keamanan siber-ekonomi digital

Herlina menjelaskan, kegiatan mahasiswa meliputi kunjungan industri, diskusi serta pengabdian masyarakat yang juga diharapkan akan mampu memperkuat sinergi antara dunia akademik, industri dan masyarakat.

Aktivitas mahasiswa Unhan RI ini sekaligus sebagai langkah nyata untuk mendorong terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter dan memiliki semangat bela negara dalam menghadapi dinamika global.

Kegiatan kunjungan belajar mahasiswa program studi manajemen pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia ke PT. SS Teknika Indonesia di Kota Bekasi, Jawa Barat.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

Managing Director PT SSTI Cakra Winata menyambut baik kunjungan dari mahasiswa Unhan sebagai wujud kolaborasi serta bagian dari upaya membangun ekosistem industri yang inovatif dan berdaya saing global sekaligus mendukung sektor pertahanan, transportasi hingga industri energi nasional.

Cakra berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi kolaborasi yang lebih luas antara Unhan RI dan SSTI dalam bidang riset, pengembangan teknologi dan penguatan kapasitas industri strategis nasional.

Baca juga: Universitas Pertahanan harap generasi muda Jayawijaya peroleh beasiswa penuh

SS Teknika merupakan perusahaan engineering otomotif yang bergerak di sektor commercial vehicle dan heavy equipment serta memiliki kapabilitas pada bidang preventive maintenance, corrective actions hingga inovasi engineering untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keselamatan kerja.

Perusahaan ini memiliki jaringan pelayanan di Kalimantan dan Sulawesi dengan dukungan jaringan di Singapura dan Dubai sekaligus aktif mengembangkan pasar Electromagnetic Retarder di Indonesia dan telah memasok kebutuhan OEM, termasuk ke Hino Motor Sales Indonesia.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026