Karawang (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyebutkan arus pendatang atau perpindahan penduduk dari luar daerah ke Karawang masih terkendali pascalibur lebaran.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Karawang, Muhamad Syaefulloh dalam keterangannya di Karawang, Kamis menyampaikan meski tercatat terdapat ratusan pendatang pascalibur lebaran, tapi cenderung masih terkendali.
Sesuai dengan data administrasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Karawang, terdapat 138 orang masuk ke Karawang dan sebanyak 117 orang tercatat pindah keluar dari Karawang.
Ia menyebutkan, sesuai dengan data administrasi kependudukan di Karawang per 26 Maret 2026 itu, arus pendatang pasca-lebaran masih cenderung terkendali, karena hanya terjadi penambahan 21 penduduk pascalibur lebaran tahun ini.
Data pindah-datang penduduk tersebut merupakan data yang berasal dari sistem administrasi kependudukan, bukan hasil pendataan langsung saat arus mudik. Jadi besar kemungkinan di lapangan masih banyak warga pendatang atau warga yang keluar dari Karawang pasca-libur lebaran.
Atas hal tersebut, untuk menguatkan pendataan mengenai jumlah warga pendatang dan warga Karawang yang pindah keluar ke daerahnya lain, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karawang akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan.
Kegiatan pendataan pindah-datang penduduk ini rencananya digelar pada April 2026. Pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut di antaranya camat, kepala desa, hingga RT dan RW.
Selain itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karawang juga akan bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja setempat untuk mendata warga yang bekerja di sektor perusahaan.
Menurut dia, pendataan ke lapangan dilakukan sebagai upaya akurasi data sekaligus memudahkan pelayanan bagi masyarakat.
Sementara itu, Pada tahun 2025 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karawang mencatat jumlah pendatang mencapai 32.242 orang atau mengalami penurunan dibandingkan dengan jumlah pendatang pada tahun sebelumnya yang mencapai 32.886 orang.
Pewarta: M.Ali KhumainiEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.