Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyiapkan pelaku industri kecil menengah (IKM) agar mampu menjadi pemasok bagi industri besar yang beroperasi di wilayahnya.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kemitraan antara IKM dan industri besar guna memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor Mely Kamelia di Cibinong, Selasa, mengatakan, kemitraan ini menjadi strategi utama agar produk IKM tidak hanya beredar di pasar lokal, tetapi masuk dalam rantai pasok industri.

Ia menjelaskan, keberadaan industri besar di Kabupaten Bogor merupakan peluang yang harus dimanfaatkan oleh pelaku IKM untuk berkembang lebih jauh.

“Ke depan kami ingin mendorong kemitraan antara industri kecil menengah dengan industri besar yang ada di Kabupaten Bogor, sehingga produk IKM bisa menjadi pemasok,” ujar Mely.

Baca juga: Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor lantik jajaran pengurus
Baca juga: Miniatur pesawat dari IKM binaan Indocement tembus pasar ekspor

Menurut dia, produk IKM berpeluang masuk sebagai bahan baku, komponen, maupun produk pendukung lainnya, dengan catatan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan industri.

Untuk mendukung hal tersebut, Disdagin Kabupaten Bogor melakukan berbagai tahapan pembinaan kepada pelaku IKM, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga pendampingan usaha.

Mely menambahkan, pemerintah juga membantu penyediaan peralatan produksi agar pelaku IKM mampu meningkatkan kapasitas dan konsistensi produksi.

Baca juga: Kadin Bogor kerahkan pelaku UMKM dan IKM untuk semarakkan HJB ke-542

Selain itu, pengembangan sentra-sentra IKM unggulan juga terus dilakukan, salah satunya sentra industri logam di Kecamatan Citeureup yang telah lama berkembang.

“Produk dari sentra tersebut seperti loyang, oven, dan peralatan industri makanan memiliki potensi besar untuk mendukung sektor usaha lain,” katanya.

Di sisi lain, kinerja perdagangan Kabupaten Bogor menunjukkan tren positif, dengan kontribusi ekspor yang masuk dalam tiga besar di Jawa Barat pada semester pertama 2025.

Pemkab Bogor juga memperluas akses pasar melalui kemitraan dengan ritel modern, dengan terlebih dahulu melakukan kurasi terhadap produk UMKM agar memenuhi standar kualitas, kemasan, dan branding.

 



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026