Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menargetkan transformasi 30 sekolah unggulan di tanah air untuk menjadi SMA Unggul Garuda Transformasi pada 2026.
"Tahun ini ada rencana, insyaallah ada 30 Sekolah Garuda Transformasi lagi yang akan kita masukkan menjadi bagian dari pada ekosistem Sekolah Garuda," kata Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani dalam acara Launching dan Sosialisasi Pemilihan SMA Unggul Garuda Transformasi 2026 di Jakarta, Kamis.
Najib menggarisbawahi nantinya SMA dan MA yang terpilih tidak akan berubah statusnya, terkait dengan kementerian yang menaunginya, baik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang menaungi SMA maupun Kementerian Agama (Kemenag) yang menaungi MA.
Ia menyebut pihaknya nanti hanya akan menambahkan beberapa elemen pendukung untuk mempersiapkan para siswa agar dapat berkuliah di kampus top dunia.
Baca juga: PPDB SMA Garuda dibuka, transportasi dari seluruh Indonesia disiapkan
Baca juga: Kemdiktisaintek pastikan SMA Unggul Garuda baru beroperasi Juni 2026
Berbagai elemen tersebut, di antaranya seperti pelatihan Scholastic Assessment Test (SAT), International English Language Testing System (IELTS), pembinaan konselor sekolah, program persiapan pendaftaran perguruan tinggi luar negeri, hingga program penguatan pembelajaran lain, bekerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia.
Pewarta: Sean Filo MuhamadUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026