Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi jumlah penumpang kereta cepat Whoosh pada periode arus balik Lebaran tahun ini naik sekitar 20 persen.

"Melihat hari ini penumpang masih tetap tinggi, diprediksi masih akan meningkat sekitar 15 sampai 20 persen ya jika dibandingkan hari-hari biasa," kata Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti di Stasiun KCIC, Jakarta Timur, Rabu.

Menurut dia, tingginya mobilitas masyarakat dari dan menuju Bandung menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa.

Pada kondisi normal, jumlah penumpang Whoosh berkisar antara 16 ribu-18 ribu orang per hari. Namun, pada masa arus balik Lebaran, angka tersebut diprediksi terus meningkat.

Meski arus balik identik dengan pergerakan masyarakat kembali ke Jakarta, KCIC juga mencatat adanya arus penumpang yang masih berangkat menuju Bandung.

Hal ini dipengaruhi oleh masih berlangsungnya masa libur di sejumlah instansi dan sekolah, sehingga masyarakat memanfaatkan waktu untuk berwisata.

 

"Masih ada penumpang yang berangkat ke Bandung untuk berlibur, karena memang sebagian instansi maupun sekolah masih libur," ucap Emir.

Hingga siang hari, tiket Whoosh yang telah terjual tercatat mencapai sekitar 13 ribu hingga 14 ribu tiket. Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah hingga jadwal keberangkatan terakhir.

PT KCIC optimistis total penumpang pada hari ini dapat mencapai kisaran 22 ribu hingga 23 ribu orang. Jika terealisasi, angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta cepat sebagai moda transportasi utama selama periode Lebaran, baik untuk arus balik maupun perjalanan wisata.

Peningkatan jumlah penumpang ini juga menjadi indikator bahwa Whoosh semakin diminati karena kecepatan dan efisiensinya dalam menghubungkan Jakarta dan Bandung.

KCIC pun terus memastikan kesiapan operasional guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa arus balik berlangsung.

Baca juga: KCIC tingkatkan fasilitas antisipasi penumpukan penumpang Whoosh

Baca juga: Penumpang Whoosh diprediksi capai 25 ribu saat puncak arus balik

Sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan sistem keamanan dan pengawasan di Stasiun Whoosh diperkuat selama masa arus mudik Lebaran Idul Fitri tahun ini.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengerahkan 1.773 Closed Circuit Television (CCTV) di seluruh area stasiun ataupun jalur kereta.

 

 


 



Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor : Heri Sutarman

COPYRIGHT © ANTARA 2026