Jakarta (ANTARA) - Pengelola Kota Tua, Jakarta menyampaikan bahwa jumlah kunjungan ke lokasi wisata tersebut pada Lebaran 2026 mencapai puluhan ribu orang.

Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Denny Aputra mengatakan, pada H+2 Lebaran tercatat jumlah pengunjung Kota Tua mencapai 19 ribu orang.

"Jumlahnya terus meningkat hingga H+4 Lebaran, yakni sekitar 23 ribu pengunjung," kata Denny saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Kunjungan wisata pada Lebaran 2026 mengalami peningkatan dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu. "Tahun ini (jumlah pengunjung) lebih banyak ya dibandingkan tahun lalu ya," kata Denny.

Animo kunjungan itu salah satunya dipicu oleh beragamnya hiburan yang tersedia di Kota Tua, termasuk pertunjukan seni cahaya (lighting art).

Menurut Denny, lighting art menjadi salah satu pertunjukan di kawasan Kota Tua yang ramai diminati wisatawan.

Baca juga: Warga dari berbagai daerah di Indonesia pilih liburan di TMII

Baca juga: Benteng Pendem Cilacap, dari benteng pertahanan jadi tujuan wisata Lebaran

"Jadi pada H+1 dan H+2 ada penampilan khusus Balle Keroncong. Warga ikut bernyanyi dan meramaikan. Pada H+3 sampai H+4 ada penampilan band dari Komunitas Kota Tua Jakarta. Selain itu museum buka, ada lighting art, rumah hantu, tempat kuliner," jelas dia.

Dia menambahkan, tak ada aturan khusus bagi pengunjung yang ingin berwisata ke Kota Tua. Bahkan, pihaknya menambah jam operasional selama satu jam pada malam hari, yakni hingga pukul 22.00 WIB.

 

 

 


 



Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor : Heri Sutarman

COPYRIGHT © ANTARA 2026