Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi, jumlah penumpang kereta cepat Whoosh mencapai 25 ribu orang saat puncak arus balik Lebaran yang terjadi pada 28-29 Maret 2026.

"Kami memprediksi pada 28 atau 29 Maret akan kembali terjadi peningkatan arus balik Lebaran yang diproyeksikan berkisar antara 24 hingga 25 ribu orang per hari," kata Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti di Stasiun KCIC, Jakarta Timur, Rabu.

Menurut dia, puncak arus balik tersebut seiring dimulainya kembali aktivitas kerja dan sekolah. Selain itu, tren peningkatan penumpang sebenarnya sudah mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan pada periode sebelumnya, jumlah penumpang dari arah Bandung menuju Halim tercatat cukup tinggi. "Penumpang dari arah Bandung menuju Halim sempat mencapai lebih dari 24 ribu orang dalam satu hari pada Selasa (24/3)," ujar Emir.

Lonjakan ini tidak lepas dari kebijakan sejumlah perusahaan yang mulai masuk kerja pada 30 Maret hingga 1 April. Lalu, kegiatan belajar mengajar di sekolah juga kembali berjalan. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk kembali ke Jakarta setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, KCIC telah menyiapkan kapasitas angkut yang dinilai masih mencukupi. Saat ini, tersedia sebanyak 62 perjalanan Whoosh setiap hari setiap 30 menit dengan total kapasitas mencapai 37 ribu tempat duduk.

Baca juga: KCIC imbau penumpang Whoosh gunakan KA Feeder pada arus balik

Baca juga: Penumpang kereta cepat Whoosh yang tertinggal bisa atur jadwal ulang secara gratis

"Dengan kapasitas 37 ribu tempat duduk per hari, kami melihat masih cukup memadai untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang yang diproyeksikan berkisar antara 24 hingga 25 ribu orang per hari selama masa angkutan Lebaran," jelas Emir.

Meski demikian, KCIC tetap membuka peluang untuk menambah perjalanan apabila terjadi lonjakan penumpang di luar prediksi. Penambahan jadwal akan dilakukan secara fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan.

"Kami siap melakukan penambahan perjalanan jika memang diperlukan, namun untuk saat ini kapasitas yang tersedia masih mencukupi," ucap Emir.

KCIC juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket lebih awal guna menghindari kehabisan tiket, terutama menjelang puncak arus balik.

Dengan kesiapan operasional dan kapasitas yang tersedia, KCIC optimistis layanan kereta cepat Whoosh dapat mendukung kelancaran arus balik Lebaran tahun ini, khususnya bagi masyarakat yang kembali dari Bandung menuju Jakarta.

 

 


 



Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor : Heri Sutarman

COPYRIGHT © ANTARA 2026