Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan para penyintas bencana di wilayah Sumatera bisa mengakses layanan telekomunikasi pada masa perpindahan dari tempat pengungsian ke hunian sementara maupun hunian tetap.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi Wayan Toni Supriyanto kepada ANTARA pada Minggu menyampaikan bahwa pemerintah sedang memetakan lokasi hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana serta ketersediaan layanan telekomunikasinya.

Menurut dia, Kemkomdigi berkoordinasi dengan operator-operator layanan seluler untuk memenuhi kebutuhan layanan telekomunikasi di permukiman-permukiman baru bagi para penyintas bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca juga: Kemkomdigi gaungkan kebersamaan jaga ruang digital pada Lebaran 2026
Baca juga: Plan International Indonesia dukung penerbitan Permen Komdigi 9/2026
Baca juga: Kemkomdigi: Akses Wikimedia akan dibuka setelah terdaftar sebagai PSE

"Koordinasi dengan operator seluler guna mengakomodasi penyediaan layanan telekomunikasi di wilayah permukiman baru tersebut," katanya.

Kemkomdigi juga bekerja sama dengan penyedia layanan telekomunikasi dalam memulihkan infrastruktur digital di daerah-daerah yang terdampak bencana.

Wayan menyatakan bahwa layanan telekomunikasi di daerah-daerah yang terdampak bencana di Pulau Sumatera pada Minggu (22/3) sudah sepenuhnya pulih.

"Layanan telekomunikasi di wilayah terdampak telah pulih sepenuhnya dan telah kembali ke kondisi sebagaimana sebelum terjadinya bencana," katanya.

 



Pewarta: Livia Kristianti
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026