Jakarta (ANTARA) - Ketiadaan pemecah kaca mendominasi pada temuan bus tidak laik jalan ketika dilakukan pemeriksaan (ramp check) untuk Angkutan Lebaran 2026 di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
"Tidak ada pemecah kaca, jadi temuan paling sering saat kita uji kelaikan jalan bus," kata Kepala Terminal Lebak Bulus Joni Budhi saat ditemui di Jakarta, Selasa.
Joni mengatakan pemeriksaan kelayakan kendaraan tetap dilakukan secara rutin di terminal selama periode 13-29 Maret 2026.
Dia menjelaskan, temuan paling banyak terkait pemecah kaca itu karena adanya bangku tambahan yang menghalangi akses darurat pada bus.
Baca juga: H-4 Lebaran, Dishub DKI perketat "ramp check" di Terminal Pulo Gebang
Baca juga: Polres Bogor lakukan tes urine sopir dan ramp check bus jelang mudik Lebaran
Selain itu, ditemukan pula alat pemadam api ringan (APAR) yang sudah kedaluwarsa, serta beberapa kondisi ban yang tidak sesuai standar, meskipun tidak mendominasi.
"Misalkan APAR-nya sudah kedaluwarsa dan juga rem ban," ucapnya.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang selama periode Angkutan Lebaran tahun ini.
Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada 17–18 Maret mengingat kenaikan jumlah penumpang berangkat.
Sebanyak 903 penumpang tercatat sudah diberangkatkan dari Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sejak H-8 hingga H-5 Lebaran 2026 dengan dominasi rute tujuan yakni ke Cirebon.
Baca juga: Korlantas Polri mulai berlakukan "ramp check" angkutan umum di KM 81 Tol Cipali
Jumlah tersebut merupakan akumulasi penumpang yang diberangkatkan dalam empat hari terakhir menjelang Idul Fitri.
Pada 13 Maret atau H-8 Lebaran, terdapat 25 bus yang tiba dan berangkat, dengan jumlah penumpang sebanyak 246 orang.
Selanjutnya, pada 14 Maret (H-7), jumlah bus yang beroperasi meningkat menjadi 29 unit dengan penumpang berangkat sebanyak 251 orang.
Kemudian pada 15 Maret (H-6), tercatat 21 bus tiba dan berangkat dengan jumlah penumpang sebanyak 166 orang.
Sementara pada 16 Maret (H-5), terdapat 29 bus yang tiba dan berangkat dengan jumlah penumpang mencapai 240 orang.
Pihaknya menyebutkan jumlah penumpang tersebut diperkirakan terus meningkat mendekati puncak arus mudik Lebaran.
Pihak terminal juga terus melakukan pemantauan dan memastikan kelancaran arus keberangkatan penumpang selama periode mudik berlangsung.
Pewarta: Luthfia Miranda PutriUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.