Kabupaten Bogor (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor menyediakan layanan bengkel gratis bagi pemudik dan wisatawan yang melintas di Pos Terpadu Hoegeng Gadog, Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Fasilitas tersebut disiapkan untuk membantu pengendara yang mengalami kendala ringan pada kendaraan selama perjalanan mudik maupun saat menuju kawasan wisata Puncak.
Kasat Lantas Polres Bogor IPTU Afif Widhi Ananto di Bogor, Selasa, mengatakan layanan bengkel gratis ini merupakan bagian dari upaya Polri memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama masa arus mudik dan libur Lebaran.
“Melalui bengkel gratis ini, kami ingin membantu masyarakat yang mengalami kendala ringan pada kendaraan agar dapat segera tertangani dan bisa melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar Afif.
Ia menjelaskan, bengkel gratis tersebut ditempatkan di Pos Terpadu Hoegeng Gadog yang menjadi salah satu titik pelayanan utama bagi pemudik dan wisatawan yang melintasi Jalur Puncak.
Pengendara yang mengalami gangguan ringan pada kendaraan, seperti masalah pada rantai, rem, atau komponen sederhana lainnya, dapat memanfaatkan layanan pengecekan dan perbaikan tanpa dipungut biaya.
Menurut Afif, keberadaan bengkel gratis ini juga menjadi langkah preventif untuk mengurangi potensi gangguan lalu lintas yang disebabkan oleh kendaraan mogok atau mengalami kerusakan di tengah perjalanan.
Selain layanan bengkel, Pos Terpadu Hoegeng Gadog juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pelayanan lainnya, seperti pos kesehatan, area istirahat, serta pengamanan terpadu dari unsur kepolisian, TNI, dan instansi terkait.
Sejumlah pengendara yang memanfaatkan layanan tersebut menyambut baik kehadiran bengkel gratis di jalur utama menuju kawasan Puncak tersebut karena dinilai sangat membantu perjalanan mereka.
Dengan adanya berbagai fasilitas pelayanan di Pos Terpadu Gadog, Polres Bogor berharap perjalanan masyarakat selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan lancar.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.