Depok (ANTARA) - Mahasiswa Program Studi Produksi Media, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, Dimas Mahendra Danuarta meraih penghargaan sebagai Juara 3 lomba fotografi Cheverse.up 2026 yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Pertamina.
Foto tersebut mempunyai kisah perjuangan seorang anak kecil yang bekerja sebagai ojek payung di tengah hujan deras berhasil diabadikan secara kuat oleh mahasiswa Universitas Indonesia (UI).
“Saya ingin mengangkat sisi lain dari pemberdayaan pemuda, bukan hanya tentang inovasi teknologi, tetapi juga tentang ketahanan mental dan sosial dalam menghadapi tantangan hidup,” ujar Dimas di Kampus UI Depok, Jumat.
Kompetisi fotografi nasional yang berlangsung sepanjang Januari–Februari 2026 itu mengusung
tema besar Inspiring Youth Empowerment: Innovation, Sustainability, and Future Energy Leaders Championship.
Dalam karyanya yang berjudul “Di Bawah Naungan Hujan”, Dimas menampilkan potret seorang
anak kecil yang bekerja sebagai ojek payung di Halte Transjakarta Tosari, Jakarta Pusat.
Foto tersebut menggambarkan realitas kehidupan kota sekaligus menjadi simbol ketangguhan dan daya juang generasi muda dalam menghadapi kerasnya kehidupan.
Proses kreatif di balik foto tersebut tidak sederhana. Dimas memulai dengan riset tema dan observasi lapangan sebelum akhirnya menemukan momen yang tepat saat hujan deras mengguyur
kawasan pusat kota.
Kondisi pencahayaan yang minim serta intensitas hujan yang tinggi menjadi tantangan utama dalam pengambilan gambar.
Untuk mengatasinya, ia mengatur shutter speed kamera agar mampu menangkap butiran hujan
secara dramatis, sekaligus memanfaatkan cahaya lampu kota sebagai backlight untuk menegaskan
siluet subjek.
Pendekatan candid photography dengan teknik visual storytelling, komposisi rule of thirds, serta pengolahan warna turut memperkuat suasana emosional dalam foto tersebut.
Kegiatan pembelajaran di kelas yang membentuk sensitivitas artistik dan teknis. Salah satu mata
kuliah yang berperan penting adalah seni murni, yang membekali mahasiswa dengan pemahaman
komposisi, estetika visual, pengalaman emosional, serta pendalaman makna karya.
Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Safrin Arifin menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Vokasi UI mampu menghadirkan karya kreatif yang memiliki kedalaman makna sekaligus relevan dengan realitas sosial.
"Prestasi ini mencerminkan kemampuan mahasiswa Vokasi UI dalam mengolah kreativitas
menjadi karya visual yang bermakna dan relevan. Kami berharap keberhasilan ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengasah potensi, berani mengekspresikan gagasan, serta menghasilkan karya yang memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Mahasiswa FEB UI berhasil raih juara 1 nasional CFA Institute Research Challenge
Baca juga: Mahasiswa UI juara pertama ajang Studentpreneurs tingkat nasional
Baca juga: Mahasiswa Vokasi UI raih juara dua ajang The Ived 2026
Pewarta: Feru LantaraEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.