Kabupaten Bogor, Jawa Barat (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Bogor, Jawa Barat, menyebutkan  stok beras di wilayah Bogor dan Depok mencapai 7.000 ton atau dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Pimpinan Kantor Cabang Bogor Perum Bulog Dadan Irawan mengatakan cadangan beras tersebut tersimpan di gudang Bulog dan siap disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Untuk ketersediaan terutama beras, kami di Bulog Bogor sudah memiliki stok kurang lebih sekitar 7.000 ton beras," kata Dadan dalam Gerakan Pangan Murah Polri di Kantor Bulog Dramaga, Kabupaten Bogor, Jabar, Jumat.

Baca juga: Bulog Bogor serap 435 ton gabah petani sesuai HPP Rp6.500

Ia menjelaskan stok tersebut diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga wilayah layanan Bulog Cabang Bogor, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok.

"Untuk memenuhi tiga wilayah yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok itu sangat cukup dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, dengan volume tersebut persediaan beras diperkirakan dapat mencukupi kebutuhan rutin masyarakat selama dua hingga tiga bulan ke depan.

Bulog juga terus melakukan distribusi secara berkala ke berbagai pasar dan jaringan toko binaan agar masyarakat mudah mendapatkan beras dengan harga yang stabil.

"Pengiriman rutin kami lakukan, biasanya seminggu sekali. Kalau memang nanti habis, kami bisa terus kirim sesuai kebutuhan," katanya.

Baca juga: Bulog Bogor salurkan bantuan pangan untuk 450.243 warga

Selain penyaluran ke pasar, masyarakat juga dapat membeli beras SPHP maupun beras premium melalui jaringan Rumah Pangan Kita atau langsung melalui mitra toko binaan Bulog.

Ia menegaskan dengan ketersediaan stok tersebut masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan beras menjelang Lebaran karena Bulog terus memastikan distribusi berjalan lancar di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Dadan menambahkan pada kegiatan pangan murah yang digelar bersama Polres Bogor, Bulog turut menyediakan beras SPHP dengan harga Rp11.000 per kilogram serta beras premium Rp74.000 per kemasan lima kilogram.



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026