Jakarta (ANTARA) - Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, akan menjadi tuan rumah pekan kedelapan kompetisi futsal kasta tertinggi Indonesia, Pro Futsal League musim 2025/2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Maret 2026.
Penyelenggara kompetisi menyatakan penjualan tiket untuk pertandingan tersebut telah dibuka sejak 13 Maret dan akan berlangsung hingga 25 Maret 2026.
Pekan kedelapan diprediksi berlangsung ketat karena persaingan di papan atas klasemen sementara kompetisi semakin sengit menjelang putaran berikutnya musim ini.Perhatian utama tertuju pada Fafage Banua yang saat ini memimpin klasemen dengan 30 poin hasil dari 10 kemenangan dan satu kekalahan. Bermain di Kalimantan Selatan juga menjadi keuntungan tersendiri bagi Fafage karena mendapat dukungan langsung dari para pendukungnya.
Sementara itu juara bertahan Bintang Timur Surabaya menempati posisi kedua dengan 27 poin dan masih membayangi perolehan poin pemuncak klasemen.
Pertandingan lain yang juga diprediksi berlangsung sengit mempertemukan Pangsuma FC Kalbar yang berada di peringkat ketiga dengan 26 poin melawan Cosmo JNE FC yang menempati posisi kelima dengan 22 poin.
Duel tersebut dinilai penting bagi kedua tim untuk menjaga posisi di papan atas sekaligus memperbesar peluang dalam persaingan perebutan gelar musim ini.
Panitia menyediakan dua kategori tiket bagi penonton, yakni reguler dan pelajar. Tiket reguler dijual dengan harga Rp75.000 untuk satu hari pertandingan dan Rp100.000 untuk dua hari.
Sementara tiket kategori pelajar dibanderol Rp30.000 untuk satu hari dan Rp50.000 untuk dua hari, dengan syarat menunjukkan kartu pelajar saat pembelian.
Pembelian tiket dilakukan secara langsung di dua lokasi penjualan resmi, yakni di Borneo Indoor Futsal, Banjarmasin, serta Lapangan De Le Vasa Padel, Banjarbaru, selama periode penjualan pada pukul 09.00 hingga 22.00 WITA.
Baca juga: FFI umumkan 25 pemain masuk dalam daftar sementara timnas futsal ke ASEAN 2026
Baca juga: Timnas futsal putri siap berlaga di Kejuaraan ASEAN 2026
Pewarta: A Rauf Andar AdipatiEditor : Erwan Muhadam
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.