Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto menunaikan zakat bersama jajaran pimpinan daerah di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Kamis, sekaligus mengajak aparatur sipil negara (ASN) menyalurkan zakat melalui Baznas.
Rudy mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bogor telah membuka penerimaan zakat bagi masyarakat, khususnya bagi ASN dan non-ASN di lingkungan Pemkab Bogor.
“Kabupaten Bogor bersama Baznas Kabupaten Bogor mulai membuka penerimaan zakat bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan luar Kabupaten Bogor. Tapi khususnya bagi para penyelenggara pemerintah, ASN dan non-ASN di kantor Pemerintah Kabupaten Bogor,” kata Rudy.
Ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya umat Muslim, untuk menunaikan zakat sebagai bentuk penyucian harta sekaligus kepedulian sosial terhadap sesama.
“Mari kita sebagai umat Muslim menunaikan zakat kita. Kita bersihkan harta kita, kita bersihkan jiwa kita. Untuk itu kita bayarkan zakat kita melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Menurut Rudy, Baznas selama ini telah banyak berperan membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.
Ia juga menyinggung bahwa bantuan zakat dan kemanusiaan tidak hanya disalurkan untuk masyarakat di dalam negeri, tetapi juga bagi saudara-saudara yang membutuhkan di tingkat global, termasuk rakyat Palestina.
“Baznas sudah banyak berkiprah membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Salah satunya saudara kita di Palestina. Kemarin Baznas pusat sudah mengirimkan bantuan bersama Presiden Republik Indonesia,” katanya.
Rudy pun mengajak masyarakat Bogor untuk terus memperkuat semangat kepedulian dan solidaritas melalui zakat.
“Mari kita bantu bersama-sama dari Bogor untuk bangsa Indonesia, dan dari Indonesia untuk dunia,” kata Rudy.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Bogor KH Lesmana mengatakan kegiatan pembayaran zakat oleh kepala daerah merupakan agenda rutin setiap tahun yang dilaksanakan sesuai arahan Baznas RI.
“Ini memang setiap tahun dilaksanakan, zakat perdana kepala daerah. Kepala daerah kemudian mengundang para pimpinan daerah untuk menunaikan zakat mal,” kata Lesmana.
Ia menjelaskan besaran zakat mal yang dibayarkan mengacu pada ketentuan sebesar 2,5 persen dari penghasilan, sedangkan zakat fitrah di Kabupaten Bogor tahun ini ditetapkan sebesar Rp50.000 per orang.
“Kalau zakat fitrah kita sudah tetapkan melalui rapat bersama Pemda, para ulama, dan Baznas, yakni sebesar Rp50.000,” ujarnya.
Menurut Lesmana, Baznas Kabupaten Bogor setiap tahun menargetkan penghimpunan zakat mencapai sekitar Rp17 miliar yang berasal dari zakat mal maupun zakat lainnya yang dihimpun melalui berbagai unit pengumpul zakat (UPZ).
Ia berharap partisipasi ASN serta masyarakat dalam menunaikan zakat melalui Baznas terus meningkat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga: Bupati Bogor larang aparatur wilayah minta THR ke perusahaan jelang Idul Fitri
Baca juga: Nuzulul Quran di Bogor diwarnai pembagian ribuan Al Quran
Baca juga: Bupati Bogor imbau warga lapor RT/RW sebelum mudik Lebaran
Pewarta: M Fikri SetiawanEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.