Jembrana, Bali (ANTARA) - PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan insiden kebakaran salah satu kapal di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur tidak berpengaruh terhadap arus mudik dari Bali.
"Kami memastikan operasional penyeberangan di Pelabuhan Ketapang yang tersambung ke Pelabuhan Gilimanuk di Bali tetap berjalan normal," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale, dalam siaran pers yang diterima, Kamis.
Dia mengatakan, insiden terbakarnya salah satu ruangan KMP Portlink VII pada Rabu (11/3) malam tidak menimbulkan korban jiwa.
Baca juga: Tim tanggap darurat padamkan kapal wisata yang terbakar di perairan Labuan Bajo
Saat ini, kata dia, kapal bersangkutan sedang dilakukan proses pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kesiapan kapal sebelum kembali beroperasi.
Menurut dia, kebakaran ini terjadi pada area deck penumpang sisi kanan bagian belakang kapal saat proses pemuatan sedang berlangsung.
"Awak kapal yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan penanganan awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Penanganan kemudian diperkuat oleh tim tanggap darurat darat menggunakan hydrant air tawar hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 20.35 WIB," katanya.
Baca juga: Bakamla RI bantu proses evakuasi korban kebakaran KMP Barcelona 5
Saat insiden, menurut dia, seluruh penumpang dan muatan kendaraan logistik berhasil dievakuasi oleh petugas, dengan 12 unit truk dialihkan ke KMP Jambo untuk melanjutkan perjalanan, dan satu unit truk yang tertinggal telah diberikan penanganan layanan.
Selama proses penanganan kapal yang terbakar ini, kata dia, arus kendaraan tetap berjalan lancar dan tidak terdapat kendaraan yang menunggu lebih dari satu jam di area Pelabuhan Ketapang.
"Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar keselamatan operasional di seluruh layanan penyeberangan,” katanya.
Baca juga: TNI AL evakuasi korban kebakaran KM Barcelona
Pantauan di Pelabuhan Gilimanuk Kamis (12/3) siang, kendaraan pemudik mulai ramai dengan arus kendaraan roda dua relatif lancar.
Kendaraan jenis mobil pribadi dan truk tampak padat merayap dari mulai parkir manuver sampai pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, antrian cukup panjang terjadi pada dinihari khususnya bagi mobil dan truk.
Pewarta: Rolandus Nampu/Gembong IsmadiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026