Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia melalui Fakultas Farmasi (FF) membantu UMKM Karimunjawa meningkatkan nilai tambah produk rumput laut dan kelapa di Karimunjawa melalui program pengabdian masyarakat di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, berkolaborasi dengan Turkish Cooperation and Coordination Agency (TKA).



Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi serta memperkuat strategi pemasaran produk olahan rumput laut dan kelapa, komoditas utama masyarakat setempat.

Sekretaris Kecamatan Karimunjawa, Muslikhan dalam keterangannya, Senin berharap agar alat produksi yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan pelaku UMKM.

“Dengan peningkatan kualitas produksi VCO dan olahan rumput laut, produk lokal Karimunjawa akan semakin berdaya saing dan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga,” ujarnya.Selama ini, sekitar 98 persen hasil rumput laut dan kelapa di Karimunjawa masih dijual dalam bentuk bahan mentah atau kering, sehingga nilai tambah ekonomi yang diperoleh masyarakat relatif rendah.

Baca juga: Pemprov Sulsel dorong kolaborasi UMKM dan industri fashion muslim

Baca juga: UMKM dodol Betawi di Bekasi banjir orderan


Padahal, kedua komoditas tersebut memiliki potensi besar untuk diolah menjadi berbagai produk pangan bernilai ekonomi tinggi, seperti virgin coconut oil (VCO), minyak klentik, serta berbagai olahan pangan berbasis rumput laut dan blondo.




Pewarta: Feru Lantara
Editor : Heri Sutarman

COPYRIGHT © ANTARA 2026