Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut terus gencar menggelar patroli malam sampai dini hari untuk melakukan pencegahan terhadap berbagai aksi yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat seperti perang sarung dan balapan liar di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Patroli ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada waktu rawan di malam hingga dini hari," kata Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi di Garut, Minggu.
Ia menuturkan, jajaran Satuan Samapta Polres Garut maupun seluruh polsek selama Ramadhan ini terus gencar melakukan patroli di jam rawan malam hari maupun dini hari menjelang sahur.
Baca juga: Perang sarung dan luka bulan Ramadhan
Sejumlah personel, kata dia, bergerak menyusuri sejumlah tempat, dan merespons cepat apabila ada laporan dari masyarakat terkait adanya aksi perang sarung maupun balapan liar sepeda motor.
"Dengan adanya kegiatan patroli rutin itu diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Garut tetap terjaga aman, tertib, dan kondusif," katanya.
Ia menyampaikan, hasil patroli pada Minggu dini hari mendapatkan laporan adanya kelompok anak muda yang akan melakukan aksi perang sarung dengan berkendara secara ugal-ugalan di Jalan Panday, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut.
Polisi, kata dia, berhasil mengamankan empat orang berikut menyita barang bukti berupa sarung yang sudah dibentuk untuk aksi perang sarung.
"Petugas kemudian memberikan imbauan serta melakukan tindakan pengamanan terhadap empat pemuda yang terlibat guna mencegah terjadinya gangguan ketertiban masyarakat," kata Adhi.
Baca juga: Polres Cianjur gencarkan patroli tekan penyakit masyarakat di bulan Ramadhan
Ia menyampaikan, kepolisian juga berhasil mencegah kegiatan balapan liar di wilayah Jalan Sawah Lega, Kecamatan Pangatikan, Garut yang selama ini seringkali meresahkan masyarakat, dan pengguna jalan lainnya.
Penertiban balapan liar itu, kata dia, merupakan respons cepat kepolisian terhadap keluhan masyarakat tentang adanya sekelompok pemuda yang hendak melakukan balapan liar di lokasi tersebut.
"Petugas berhasil membubarkan kelompok pemuda, dan mengamankan satu unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balapan liar, dan ditinggalkan oleh pemiliknya," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026