Tangerang (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Banten menerjunkan tim pengawasan untuk melakukan pembinaan higiene dan sanitasi terkait dengan produk makanan agar produksi sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan.

”Tim memberikan edukasi dan arahan terkait praktik pengolahan pangan yang baik agar produk yang dihasilkan tetap aman, higienis, dan layak dikonsumsi oleh masyarakat,” kata Kepala Dinkes Kota Tangerang dr Dini Anggraeni di Tangerang Sabtu.

Ia mengatakan kegiatan ini seiring dengan peningkatan penjualan kue menjelang Lebaran dan bulan Ramadhan.

Dinkes setempat ingin memastikan semua berjalan sesuai dengan aturan.

Baca juga: Makanan mengandung zat berbahaya beredar di Karawang
Baca juga: Tim pengawasan pangan telusuri peredaran makanan berformalin
Baca juga: Mi dan tahu berformalin disita dari Pasar Cikampek

Kepala Puskesmas Karawaci Baru dr Rinalco Franky Saragih menambahkan dalam pelaksanaan lapangan, petugas melakukan pemantauan langsung terhadap proses pengolahan makanan, kebersihan peralatan, kondisi tempat produksi, serta penerapan higiene oleh para penjamah makanan.

Pembinaan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan komitmen pelaku usaha pangan dalam menjaga kualitas serta keamanan produk yang dihasilkan.

”Dengan penerapan higiene dan sanitasi yang baik, diharapkan risiko kontaminasi pangan dapat diminimalkan sehingga kesehatan masyarakat tetap terjaga,” katanya.

Ke depan, diharapkan sinergi antara fasilitas kesehatan dan pelaku usaha pangan dapat terus terjalin dalam rangka menciptakan lingkungan produksi pangan yang sehat, aman, dan berkualitas bagi masyarakat.

"Kami juga mengajak peran aktif masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan dan melaporkan jika ada temuan," ujarnya.

 



Pewarta: Achmad Irfan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026