Jakarta (ANTARA) - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) untuk terus mengedepankan soliditas dan kepentingan bersama guna melahirkan solusi konkret bagi kemajuan desa.

Menurut Mendes Yandri, komunikasi dan dialog yang intensif antar-pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menemukan titik temu dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan desa.

"Saya mengapresiasi, ide besar, gagasan, silaturahmi yang dikedepankan selama ini. Karena dengan banyaknya silaturahmi, dengan banyaknya diskusi, kemudian mencari solusi itu menurut saya akan menemukan titik temu. Kalau ada persoalan kita bawa ke ruang dialog," kata Mendes dikutip di Jakarta, Jumat.

Hal itu dia sampaikan saat memberikan arahan dalam agenda Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APKASI di Jakarta, Kamis (5/3).

Mendes Yandri juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan daerah tertinggal melalui sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah serta penguatan tata kelola desa.

Dia lalu mengungkapkan berbagai tantangan yang masih dihadapi daerah tertinggal, antara lain keterbatasan kapasitas fiskal daerah, rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mutu pelayanan dasar yang belum memadai.

Menurut Mendes, langkah strategis dari para kepala daerah bernilai penting untuk memastikan tercapainya pemerataan ekonomi, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta peningkatan kemandirian desa di seluruh wilayah.

"Kami dua minggu lalu sudah melakukan Rakornas Percepatan Daerah Tertinggal atau PPDT. Banyak juga yang kami hadirkan, ada dari Bappenas, Kemendagri, Kementerian PU, dan sebagainya. Kami sadar potensi di kabupaten itu banyak sekali, khususnya yang ada di desa," ujar Mendes Yandri.

Selain Mendes Yandri, hadir pula dalam kegiatan tersebut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Lalu, ada pula Staf Khusus Menteri Desa PDT M. Fahad Attamimi.


Baca juga: Apkasi inisiasi gerakan nasional Indonesia Bersinar lawan darurat narkoba

Baca juga: Mensos jelaskan peran penting pejabat daerah sukseskan program Sekolah Rakyat



Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor : Erwan Muhadam

COPYRIGHT © ANTARA 2026