Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin ingin mengulang kesuksesan ganda legendaris Indonesia "The Minons" Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya di All England.

Marcus/Kevin mampu menjadi jawara pada turnamen kelas BWF Super 1000 tersebut dalam dua tahun beruntun tepatnya pada tahun 2017 dan 2018.

"Kami ingat pertandingan-pertandingan ganda putra Indonesia beberapa tahun belakangan. Senior-senior kami begitu luar biasa kalau tampil di sini. Yang terseru kalau saya partai Kevin/Marcus melawan Fikri/Bagas di semifinal tahun 2022," ujar Raymond dikutip PBSI, Senin.

"Juara All England berturut-turut koh Kevin dan koh Marcus atau a Fajar dan mas Rian jadi inspirasi kami untuk bisa seperti mereka juga," Joaquin menimpali.

Baca juga: Istora menunggu gebrakan Gen Z
Baca juga: Ini jadwal Indonesia Masters 2026
Baca juga: Raymond/Nikolaus melenggang ke 16 besar Indonesia Masters II 2025

Menatap pertandingan perdananya di All England 2026, Raymond/Joaquin mengatakan sangat antusias dan telah siap kondisinya untuk menjalani debut.

"Perasaannya saya sendiri senang banget karena ini kan memang turnamen yang sudah kami kejar dari kecil. Kami pengen merasakan main di sini dan Puji Tuhan sekarang kesampaian. Ini kesempatan yang sangat berharga dan tidak boleh disia-siakan," ungkap Joaquin.

"Pastinya sangat antusias ya di pertandingan ini. Apalagi salah satu cita-cita untuk main di All England," timpal Raymond.

Di babak 32 besar, Raymond/Joaquin akan bersua ganda Korea Selatan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju pada Selasa.

 



Pewarta: Fajar Satriyo
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026