Jakarta (ANTARA) -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meyakini Jakarta International Stadium (JIS) akan menjadi simbol masa depan Jakarta karena stadion bertaraf internasional itu memiliki lokasi strategis, berdekatan dengan pusat hiburan keluarga di Ancol serta aktivitas ekonomi di Pelabuhan Tj Priok..

“Saya meyakini bahwa masa depan Jakarta ada di tempat ini,” kata dia saat membuka JIS Ramadhan Festival 2026 di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan lokasi tersebut sangat vital. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui PT Jakpro sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menghubungkan stadion ini dengan kawasan Ancol melalui pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Ancol.

Menurut dia, persoalan utama di kawasan JIS saat menggelar pertandingan sepak bola Persija Jakarta, pertandingan Timnas Indonesia, laga internasional, maupun konser internasional adalah kemacetan.

Baca juga: Puncak HUT Ke-495 DKI Jakarta di JIS dihadiri puluhan ribu orang

Karena itu, lanjutnya, hal pertama yang harus dikerjakan adalah menghubungkan kawasan JIS dengan Ancol melalui JPO.

Menurut dia, dengan adanya JPO, penonton dapat memarkir kendaraan di kawasan Ancol yang memiliki kapasitas menampung puluhan ribu kendaraan, baik mobil maupun motor.

Selain itu, untuk melayani penonton yang menggunakan transportasi umum dari berbagai penjuru Jakarta menuju kawasan JIS, dibutuhkan moda transportasi yang memadai.

Nantinya akan dibangun stasiun KRL khusus di bawah stadion yang terhubung dengan stasiun lainnya di pusat kota.

“Ini akan menjadi solusi bagi kemacetan yang kerap terjadi ketika ada event di stadion ini,” kata dia.

Baca juga: Jakpro sebut JIS di Jakarta Utara siap jadi tempat gelaran Piala Dunia U-17
 



Pewarta: Mario Sofia Nasution
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026