Lubuk Basung (ANTARA) - Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat memasang enam kamera trap atau jebak untuk memantau kemunculan harimau sumatera di Ladang Ateh, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.

"Petugas Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan konflik tersebut dengan memasang enam kamera trap," kata Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra di Lubuk Basung, Jumat.

Ia mengatakan kamera dipasang di titik jalur satwa berdasarkan jejak kaki atau cakaran .

Kamera untuk identifikasi, usia, jenis kelamin dan memantau pergerakan satwa liar, terutama merespons laporan warga mengenai video kemunculan harimau sumatera di lahan perkebunan milik warga.

Baca juga: Warga gunakan sirine ambulan untuk menghalau kemunculan harimau di Agam
Baca juga: BKSDA Sumbar: Satwa yang muncul di lokasi bencana di Agam jenis binturong

Kemunculan satu individu harimau tersebut sempat sempat viral di media sosial di Ladang Ateh, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh.

"Sehubungan dengan adanya video kemunculan satwa harimau, kami sudah menurunkan tim untuk melakukan penanganan," katanya.

Ia menambahkan BKSDA Sumbar sudah berkoordinasi dengan pemerintah dan instansi terkait di lapangan.

BKSDA Sumbar juga menurunkan Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Pasia Laweh untuk penanganan awal.

"Tim Pagari Pasia Laweh telah kita kerahkan untuk penanganan konflik setelah mendapatkan laporan kemunculan harimau sumatera," katanya.

Baca juga: BKSDA Sumbar evakuasi satu anak harimau terjerat di Agam

Ia mengimbau masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas dulu di sekitar lokasi kemunculan harimau sumatera, mengandangkan ternak dan lainnya.

Sebelumnya, tiga individu harimau sumatera terekam kamera pemantau Closed Circuit Television (CCTV) milik Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang atau Global Atmosphere Watch (GAW) Kecamatan Palupuh, Agam, Senin, (23/2).

Harimau tersebut belum bisa dipastikan sama dengan individu yang muncul di Ladang Ateh, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh.



Pewarta: Altas Maulana
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026