Jakarta (ANTARA) - Sebagian warga mengeluhkan kerusakan Jalan Kampung Kramat di Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur yang mengalami retak dan ambles.

Salah satu warga Suprianto (42) mengatakan, kerusakan tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi bermula dari retakan kecil yang sudah terlihat sebelumnya dan terus melebar hingga kondisi jalan menjadi retak dan ambles.

"Ini sudah satu mingguan ke sini. Awalnya memang retak-retak di sini, jadi perlahan retak-retak sehingga terjadi seperti ini keadaan jalannya," katanya di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, jalan tersebut merupakan salah satu jalur alternatif utama yang menghubungkan wilayah Jakarta Timur dengan Bekasi, Jawa Barat. Oleh karena itu, intensitas kendaraan yang melintas tergolong tinggi, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

Baca juga: Pergerakan tanah sebabkan jalan penghubung antardesa di Sragen retak

"Kurang lebih yang paling parah itu pagi sama sore. Jadi aktivitas untuk pekerja itu merasa terhambat karena jalan ini posisinya jalan alternatif utama untuk menuju Bekasi dan Jakarta Timur," jelas Suprianto.

Dia mengaku kurang mengetahui secara pasti apakah sudah ada petugas yang turun langsung ke lokasi. Namun, dia memperkirakan pihak kecamatan kemungkinan sudah melakukan kontrol.

"Kalau petugas datang atau tidak kurang tahu, tapi jajaran kecamatan mungkin sudah ada yang mengontrol," ucap Suprianto.

Baca juga: Salah satu tiang penyangga jembatan MA Salmun retak, Dishub siapkan rekayasa lalu lintas
 



Pewarta: Siti Nurhaliza
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026