Bandung (ANTARA) - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyatakan dukungan terhadap pembangunan Rumah Sakit (RS) Adhyaksa di Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat yang ditandai dengan peletakan batu pertama.
Rektor UPI Didi Sukyadi dalam keterangan di Bandung, Selasa, mengharapkan kehadiran RS Adhyaksa di Lembang memperkuat layanan kesehatan di Jawa Barat sekaligus mendukung pengembangan pendidikan kedokteran dan riset kesehatan.
“Keberadaan RS Adhyaksa di Lembang menjadi momentum bagi penguatan pendidikan kedokteran dan riset kesehatan. Sinergi antara rumah sakit, akademisi, dan kampus akan memperkaya ekosistem pendidikan kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: UPI berikan pembebasan UKT mahasiswa peraih medali di SEA Games 2025
Rumah sakit tersebut dibangun di atas lahan bekas pacuan kuda seluas kurang lebih 88.373 meter persegi yang dihibahkan kepada Kejaksaan Republik Indonesia.
Rumah Sakit Adhyaksa Lembang direncanakan menjadi dukungan rumah sakit kelima yang dikelola Kejaksaan RI dengan target penyelesaian pembangunan dalam waktu satu tahun.
Ia menambahkan dukungan tersebut merupakan perwujudan konsep perguruan tinggi berdampak, di mana kampus berperan aktif dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas.
“Ini adalah perwujudan nyata konsep Perguruan Tinggi Berdampak. Kampus harus hadir dan menjadi bagian dari ekosistem yang memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas," katanya.
Baca juga: Peneliti maritim UPI dan ISBI Bandung apresiasi Festival Pinisi di Bulukumba
Pada kesempatan tersebut, dirinya menyebut bahwa RS Adhyaksa Lembang akan menyediakan layanan medis umum, layanan penunjang klinis, layanan forensik dan medikolegal, serta fasilitas rehabilitasi medis, termasuk penanganan penyalahgunaan narkotika secara medis sesuai ketentuan yang berlaku.
UPI memandang kolaborasi tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan sistem kesehatan nasional melalui integrasi pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan.
Selain itu, sinergi tersebut dinilai sejalan dengan komitmen pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada aspek kesehatan, pendidikan, dan kemitraan.
Pewarta: Ilham NugrahaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.