Jakarta (ANTARA) - PT Transjakarta menyampaikan layanan koridor 13 (Puri Beta-Petukangan) mengalami keterlambatan signifikan pada Jumat pagi akibat banjir di sekitar Jalan Swadarma dan kepadatan lalu lintas di kawasan Petukangan.

"Waktu tempuh perjalanan saat ini mencapai 1 jam 20 menit, imbas hujan deras dan kepadatan arus lalu lintas," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani di Jakarta.

Rute 13B (Puri Beta-Pancoran) dan L13E (Puri Beta-Flyover Kuningan), kata dia, juga terlambat karena banjir di sekitar Jalan Swadarma.

Baca juga: Transjakarta modifikasi empat rute layanan mulai 21 Februari 2026
Baca juga: Mulai 19 Februari, penumpang diizinkan berbuka di armada Transjakarta

Sementara itu, sejumlah layanan yang dihentikan sementara, yakni 1C (Blok M-Pesanggrahan) imbas banjir di Jalan Haji Gari kedua arah dan 8E (Blok M-Bintaro Kodam) imbas banjir di Jalan Haji Gari kedua arah. Kemudian, Mikrotrans ​JAK 32 (Petukangan-Lebak Bulus) dan JAK 49 (Lebak Bulus-Cipulir) karena banjir di Jalan Bintaro Permai (H. Gari) dan Ciledug Raya (ITC Cipulir).

Transjakarta juga mengalihkan sejumlah rute layanan, yakni 1M (Blok M-Meruya) akibat banjir setinggi 50 cm di Jalan Swadarma Raya.

Baca juga: Bus Transjakarta dan Mikrotrans alami keterlambatan akibat hujan pada Kamis pagi

Selain itu, rute ​5N (Kampung Melayu-Ragunan) ikut dialihkan akibat luapan sungai di jalur Pasar Kambing.

Lalu, ada pula rute yang diperpendek, yakni Mikrotrans JAK 22 (Dwikora-Penas Kalimalang) akibat genangan setinggi 30-40 cm di simpang Cawang.

Sejumlah rute Mikrotrans yang turut dialihkan, yaitu ​JAK 27 (Pulogebang-Rorotan), JAK 37 (Cililitan-Condet via Kayu Manis), JAK 40 (Pulogebang-Pasar Modern), JAK 71 (Kampung Rambutan-Pinang Ranti), dan JAK 95 (Lebak Bulus-Terminal Pasar Minggu). 
 



Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026