Kota Sukabumi, Jawa Barat (ANTARA) - Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan tekadnya untuk meningkatkan Indeks Pendidikan di kota yang dipimpinnya dan harus mencapai angka di atas 80 persen.
"Indeks Pendidikan nilainya harus 80 ke atas. Seluruh pihak terkait dengan pendidikan di Kota Sukabumi, harus paham indikator ini," katanya sebagaimana informasi yang diperoleh dari Diskominfo Kota Sukabumi, Kamis.
Penegasan tekad Wali Kota Sukabumi itu disampaikan saat melantik 86 kepala sekolah, terdiri atas 11 Kepala Sekolah Menengah Pertama, 74 Kepala Sekolah Dasar, dan satu Kepala Taman Kanak-Kanak, yang berlangsung di Gedung Juang, Kota Sukabumi, pada Rabu (18/2).
Baca juga: Sukabumi sabet penghargaan Kota Terinovatif di ajang IGA 2025
Para kepala sekolah yang dilantik tersebut sebelumnya telah menjalani serangkaian seleksi sesuai manajemen talenta yang diterapkan Pemerintah Kota Sukabumi.
Pelantikan juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Sukabumi.
Ayep Zaki menyatakan meskipun saat ini terjadi efisiensi anggaran, pemerintah bertekad untuk memajukan bidang pendidikan, terlebih hal ini menjadi salah satu dari 26 indikator kinerja utama pemerintah daerah yang ditentukan oleh Kementerian Dalam Negeri serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Indeks Pendidikan merupakan komponen dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mengukur pencapaian pengetahuan penduduk berdasarkan rata-rata lama sekolah (MYS/Mean Years of Schooling) dan harapan lama sekolah (EYS/Expecting Years of Schooling).
Baca juga: Indeks Literasi Masyarakat Kota Sukabumi meningkat
Indeks ini merefleksikan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan hasil pembangunan di sektor pendidikan suatu wilayah. Komponen ini, bersama kesehatan dan ekonomi, menentukan status pembangunan manusia.
Pengukuran Indeks Pendidikan (EI/Educatio Index) menggunakan rumus EI=2(18EYS)+(15MYS). Angka 18 menunjukkan 18 tahun harapan lama sekolah, sedangkan angka 15 menunjukkan 15 tahun rata-rata lama sekolah.
Jika suatu kota memiliki EYS = 16 dan MYS = 12, maka EI=2(16/18)+(12/15)=20.8889+0.8=0.8444, berarti kota tersebut telah mencapai sekitar 84 persen dari potensi maksimum indeks pendidikan global.
Baca juga: Kota Sukabumi memperbaiki pengelolaan sampah
Wali Kota meminta pimpinan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengirimkan peta jalan atau langkah dan rencana kerja, untuk mencapai Indeks Pendidikan tersebut.
Ia menekankan kepada seluruh kepala sekolah agar selalu menjaga kebersihan sekolah.
Wali Kota mengungkapkan tidak akan segan menjatuhkan sanksi kepada kepala sekolah yang tidak menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
"Saya akan lihat toilet sekolah. Kalau kotor, tidak ada air, dan tidak bersih, saya akan meminta BKPSDM atau Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan sanksi," katanya.
Pewarta: Erwan MuhadamUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.