Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Sebanyak 700 perenang usia muda memeriahkan kejuaraan renang antarpelajar dan perkumpulan memperebutkan Piala KONI Kabupaten Bekasi di Gelanggang Aquatic Center Wibawa Mukti Cikarang.
Ajang bertajuk Fun Games Fins Swimming itu diikuti atlet dengan kelompok usia mulai lima hingga 18 tahun, memperlombakan tujuh nomor fun games serta delapan nomor prestasi dengan total 1.700 nomor perlombaan.
"Jumlah peserta mencapai 700 anak serta total 1.700 nomor perlombaan ini menunjukkan minat dan perkembangan olahraga akuatik khususnya di Kabupaten Bekasi semakin meningkat," kata Ketua Cabang Olahraga Akuatik Kabupaten Bekasi Wanto di Cikarang, Minggu.
Baca juga: KONI Jabar: Mental Kabupaten Bekasi modal pertahankan juara umum
Adapun tujuh nomor fun games yang dipertandingkan adalah 25 meter papan kaki bebas fins, 25 meter gaya bebas fins, 25 meter kupu-kupu fins, 25 meter gaya punggung fins, 50 meter gaya bebas fins, 50 meter gaya kupu-kupu fins serta 50 meter gaya punggung fins.
Sementara delapan nomor prestasi yaitu 25 meter gaya bebas, 25 meter kupu-kupu, 25 meter gaya dada, 25 meter gaya punggung, 50 meter gaya bebas, 50 meter gaya kupu-kupu, 50 meter gaya dada dan 50 meter gaya punggung.
Wanto mengungkapkan kejuaraan tersebut tidak hanya sekadar menjadi ajang kompetisi melainkan juga sarana pembinaan atlet sejak usia dini. Kejuaraan itu digelar sebagai bagian dari pembinaan serta penjaringan atlet berprestasi.
Dia berharap kejuaraan renang junior ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial berprestasi yang dapat memperkuat Kabupaten Bekasi di setiap multi ajang perlombaan, baik skala regional, nasional maupun internasional.
Baca juga: KONI Bekasi bertekad pertahankan juara umum pekan olahraga Jabar pada 2026
"Kami berharap dari kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet muda yang bisa kami bina secara berkelanjutan dan menjadi andalan Kabupaten Bekasi pada event besar seperti Porprov, PON, maupun Olimpiade," ujar Wanto.
Kejuaraan renang antarpelajar dan perkumpulan itu didukung penuh KONI Kabupaten Bekasi sebagai wujud komitmen memajukan prestasi olahraga sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan atlet di daerah.
"Ini modal utama regenerasi atlet khususnya renang. Bibit atlet junior ini yang akan menggantikan seniornya. Kita punya Fadlan yang sudah mencicipi ketatnya persaingan level dunia di ajang Olimpiade Tokyo 2021. Ada juga Reza Bayu, Prada Hanan, Dwiki Raharjo dan masih banyak perenang senior lain," kata Ketua KONI Kabupaten Bekasi Reza Luthfi Hasan.
Reza mengaku dengan banyak kompetisi serta masif pembinaan, Kabupaten Bekasi berpotensi menjadi episentrum olahraga akuatik Tanah air yang akan turut memajukan prestasi daerah. Terlebih pemerintah daerah, swasta hingga masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan olahraga.
"Sarana akuatik kita standar internasional. Jadi kalau semua sudah on the track, tinggal tugas kita memajukan olahraga ini, mewujudkan Kabupaten Bekasi sebagai episentrum pembinaan sekaligus prestasi renang Indonesia. Karena prestasi adalah prestise, harga diri dan salah satu indikator kemajuan daerah juga ditentukan dari prestasi olahraga," kata Reza.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahEditor : Heri Sutarman
COPYRIGHT © ANTARA 2026