Jakarta (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan peran rumah tangga untuk menyelesaikan darurat sampah nasional guna mendukung implementasi ekonomi sirkular di tingkat tapak.

"Peran rumah tangga adalah kunci utama dalam memutus rantai darurat sampah nasional melalui implementasi ekonomi sirkular di tingkat tapak," kata Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq dalam pernyataan dikonfirmasi dari Jakarta, Selasa.

Hal itu disampaikan Hanif setelah melakukan inspeksi ke Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Minggu (1/2) memverifikasi konsistensi pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang menempatkan kabupaten ini sebagai peraih nilai tertinggi dalam penilaian Adipura 2026.

Secara khusus dia menyoroti bahwa berdasarkan data teknis, komposisi sampah di Kabupaten Ciamis didominasi oleh sisa makanan sebesar 38 persen. Dengan kontribusi sumber sampah terbesar berasal dari rumah tangga mencapai 49 persen.

Baca juga: Menteri LH imbau perkuat pemilahan hadapi krisis sampah di daerah

Angka itu, kata dia, menjadi basis argumentasi KLH/BPLH bahwa intervensi pada level rumah tangga bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Dengan menekan timbulan sampah organik di hulu, efisiensi pengelolaan sampah nasional dapat meningkat secara drastis.
 



Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026