Depok (ANTARA) - Menyongsong perayaan Dies Natalis Ke-76, Universitas Indonesia (UI) mulai memanaskan atmosfer kampus dengan serangkaian kegiatan pra-acara yang memadukan pelestarian tradisi dan semangat kompetisi modern.
Dua agenda besar, yakni pelestarian Wastra Nusantara dan turnamen olahraga inovatif Pickleball, menjadi bukti nyata komitmen UI dalam membangun komunitas akademik yang unggul, berbudaya, dan sehat.
Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah di Kampus UI Depok, Kamis mengatakan pelestarian wastra adalah bagian dari strategi kebudayaan yang tidak hanya menjaga warisan, tetapi juga mendukung ekonomi kreatif.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelestarian wastra tidak berhenti pada aspek tradisi, tetapi mampu ditransformasikan menjadi pengetahuan, inovasi, dan peluang ekonomi yang berdaya saing,” ujarnya.
Ikatan Wanita Keluarga Universitas Indonesia (IWKUI) mengambil peran penting dalam penguatan identitas kebangsaan melalui Talkshow Wastra bertajuk “Wastra Nusantara, Warisan, Makna, dan Kreasi–Merayakan Jejak, Menenun Masa Depan”, pada Senin (26/1) di Makara Art Center.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis Ke-76 UI sekaligus memperingati 25 tahun dedikasi IWKUI.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Eng. Stephanie Saing yang menyoroti filosofi di balik kain tradisional, seperti Tenun Timor, yang merepresentasikan hubungan manusia dengan alam dan identitas sosial.
Acara ini juga dimeriahkan dengan peragaan busana dan bazar sebagai wujud nyata menghidupkan wastra di era modern.
Selain upaya pelestarian budaya di Dies Natalis Ke-76, UI juga mendorong semangat sportivitas melalui gelaran UI Pickleball Championship 2026. Turnamen ini merupakan kompetisi pickleball kampus terbesar di awal tahun 2026. Ajang perlombaan dengan total hadiah mencapai Rp166 juta ini resmi dibuka pada 26 Januari dan akan berlangsung hingga 2 Februari 2026 di lingkungan Kampus UI.
Turnamen ini adalah sarana bagi warga UI dan masyarakat umum untuk mengenal olahraga ini, sekaligus mempererat solidaritas antar-peserta.
Rektor UI menyebut berbagai inisiatif yang dihadirkan dalam Dies Natalis UI mencerminkan upaya universitas dalam menumbuhkan nilai kebersamaan, karakter, dan daya adaptif sivitas akademika.
UI menghadirkan ruang pembelajaran yang inklusif dan relevan dengan dinamika masyarakat. Semangat ini menjadi pijakan UI dalam memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi strategis di tingkat nasional.
“Dies Natalis Ke-76 menjadi momentum bagi UI untuk menegaskan perannya sebagai katalisator kemajuan akademik nasional. Kami berharap UI terus menjadi pionir dalam inovasi riset dan pengabdian masyarakat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata yang melampaui batas-batas kampus serta menjadi standar keunggulan bagi institusi pendidikan tinggi di Indonesia,” kata Prof. Heri.
Melalui rangkaian kegiatan pra-acara Dies Natalis Ke-76, UI terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul secara akademik, serta berakar pada nilai budaya dan gaya hidup sehat.
Sinergi pelestarian warisan Nusantara dan pengembangan aktivitas olahraga inovatif menjadi cerminan transformasi UI sebagai kampus yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Puncak perayaan Dies Natalis Ke-76 UI akan berlangsung pada Senin (2/2), diawali dengan orasi ilmiah di Balai Sidang Kampus UI, sebagai bagian dari refleksi akademik atas peran UI dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusinya bagi bangsa.
Selanjutnya, acara puncak akan dilaksanakan di Balairung UI, sebagai momentum kebersamaan dalam meneguhkan arah transformasi UI ke depan.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.