Moskow (ANTARA) - Greenland menyambut baik kemungkinan peningkatan kehadiran militer Denmark di pulau itu di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan ancaman dari Amerika Serikat, kata Wakil Ketua Parlemen Greenland Bentiaraq Ottosen.

"Maksud saya, mereka disambut di Greenland… Kami memiliki Prancis, kami memiliki Jerman, kami memiliki Inggris Raya, kami memiliki Swedia, Norwegia, Denmark, dan seluruh dunia akan datang karena situasinya sangat sulit," kata Ottosen kepada RIA Novosti, Rabu.

Menurutnya, peningkatan kehadiran militer sekutu tersebut tidak terlepas dari posisi geopilitik Greenland yang semakin pentingnya, terutama karena es Arktik mencair dan jalur laut yang baru terbuka. Ia mencatat bahwa pemerintah Denmark harus lebih dekat dengan wilayah Greenland dan lebih memperhatikan masalah keamanan.

Baca juga: Denmark: Situasi Greenland masih serius, tapi bisa dirundingkan
Baca juga: Masa depan ekonomi dan geopolitik global di titik krusial
Baca juga: Eropa siapkan empat poin kerja sama dengan AS soal Greenland

Ottosen menambahkan bahwa, di tengah ketidakstabilan global dan meningkatnya minat negara-negara besar terhadap kawasan Arktik, Greenland harus bersatu dengan Denmark dan sekutu NATO-nya.

Beberapa negara NATO Eropa sebelumnya telah mengirim pasukan mereka ke Greenland untuk berpartisipasi dalam misi pengintaian yang dipimpin Denmark, sebagai upaya memperkuat kehadiran militer di wilayah tersebut.

Sumber: Sputnik



Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026