Bekasi (ANTARA) - Sejumlah perumahan di wilayah Tambun Sungai Angke, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi terendam banjir setinggi 30 centimeter hingga 70 centimeter (cm) akibat curah hujan tinggi dan meluapnya sungai atau kali pada Selasa (27/1).
Wilayah terdampak mencakup Perumahan Griya Rahmani, Perumahan Leticia Mansion, Bumi Sakinah 2, maupun Villa Mutiara Mas 1 dan 2 yang berada di wilayah Tambun Sungai Angke, Pahlawan Setia, Tarumajaya.
"Ketinggian air di Perumahan Griya Rahmani dan Leticia Mansion sekitar 30-60 centimeter (cm) yang menyebabkan sebagian warga perumahan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi," ujar Luki yang juga warga Perumahan Leticia Mansion, saat ditemui di Tambun Sungai Angke, Bekasi, Jawa Barat, Selasa.
Hingga Selasa siang, lanjut dia, banjir belum juga surut dan membuat aktivitas warga terganggu.
Banjir terjadi akibat meningkatnya debit air kali yang melintasi wilayah Tambun Sungai Angke.
Luapan air menggenangi akses jalan utama warga dengan ketinggian bervariasi antara 30-60 sentimeter (cm), sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat susah untuk melintas.
"Saya juga mengharapkan bantuan dari pemerintahan setempat agar dapat meringankan korban banjir," kata dia.
Sementara itu, salah satu warga Perumahan Villa Mutiara Mas 2 Ferry Wantono mengatakan ketinggian air di perumahannya berkisar 30-45 centimeter (cm) di beberapa titik.
Ia mengatakan kondisi banjir yang terjadi di Perumahan Villa Mutiara Mas 2 lebih tinggi dibandingkan pada 2021.
"Pada 2021 ketinggian air mencapai 20 centimeter (cm). Siklus lima tahun kondisi banjir lebih tinggi. Kalau rumah warga yang sudah diuruk sampai 80 centimeter hingga 100 centimeter (cm) tidak kebanjiran saat ini. Sedangkan rumah warga yang belum diuruk saat ini banjir dengan ketinggian air sekitar 30 centimeter (cm)," ujar dia.
Ia mengharapkan perhatian developer (Pengembang) Perumahan Villa Mutiara Mas 2 untuk membuat saluran pembuangan air dari Perumahan Villa Mutiara Mas 2 ke saluran lingkungan yang lebih besar.
"Dengan adanya saluran pembuangan, kondisi banjir di Perumahan Villa Mutiara Mas 2 cepat surut dan kondisi Perumahan ke depan terhindar dari banjir," ujar dia.
Ferry juga mengharapkan perhatian dari pemerintahan setempat agar dapat memberikan bantuan berupa paket sembako, makanan cepat saji, obat-obatan, dan lain-lain.
Sementara itu, warga Tambun Sungai Angke Sa'an mengatakan ketinggian air di permukiman warga yang berada di sekitar Masjid Attaqwa Tambun Sungai Angke sekitar 30-60 centimeter (cm)
Di sekitar Masjid Attaqwa Tambun Sungai Angke rata-rata ketinggian air di atas lutut orang dewasa. Yah sekitar 50 centimeter (cm)," ujar dia.
Akibat banjir tersebut beberapa sekolah di sekitar wilayah Tambun Sungai Angke seperti SMP Attaqwa 13 maupun SDIT Samba Taruma melakukan pembelajaran secara daring.
Baca juga: Pemkab Bekasi hentikan sementara pengembangan perumahan di wilayah rawan banjir
Baca juga: 5.168 hektare sawah di Kabupaten Bekasi terdampak banjir
Pewarta: Azis KurmalaEditor : Erwan Muhadam
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.