Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, melakukan langkah cepat dengan pemasangan kisdam di titik tanggul yang jebol untuk mengantisipasi banjir susulan setelah siang ini banjir mulai surut.
“Alhamdulillah, hari ini Pinang Griya sudah kering. Kita langsung lakukan penanganan pascabanjir dengan memasang kisdam sebagai langkah antisipasi sebelum penanganan permanen dilakukan,” kata Wali Kota Tangerang Sachrudin di Tangerang, Sabtu.
Wali Kota Sachrudin menuturkan penanganan banjir dilakukan bersama jajaran Dinas PUPR, TNI-Polri, Polsek Pinang, serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
Jajaran Pemkot Tangerang telah memasang sekitar 500 karung kisdam di titik tembok yang jebol dan area sekitarnya untuk mencegah luapan air, terutama dari kiriman wilayah hulu.
“Kisdam ini kita pasang di titik tembok yang jebol dan sekitarnya. Pengerjaan kita lakukan sampai tuntas agar keselamatan warga benar-benar terjamin,” katanya.
Baca juga: Penyemaian NaCl dan CaO dilakukan di Selat Sunda hingga Tangerang
Baca juga: Banjir setinggi 70 cm hingga 2 meter rendam perumahan Taman Cikande Tangerang
Selain pemasangan kisdam, Pemkot Tangerang juga mengerahkan sembilan pompa air sejak banjir terjadi. Pompa dimaksimalkan setelah air mulai surut dan mesin tidak lagi terendam.
“Begitu air mulai surut dan mesin tidak terendam, pompa langsung kita maksimalkan. Alhamdulillah, proses pengeringan berjalan cepat,” jelas Sachrudin.
Sachrudin mengakui kondisi tembok yang jebol sangat mengkhawatirkan karena langsung berbatasan dengan aliran sungai. Pemkot Tangerang pun berkomitmen melakukan penanganan permanen berupa pembangunan dan penguatan tanggul.
“Tahun ini, insya Allah, akan kita lakukan penanggulan secara permanen. Kita akan bebaskan lahan di bagian belakang, lalu tanggul kita perkuat agar masyarakat merasa aman dan tidak khawatir saat musim hujan,” katanya.
Sebelumnya Pemkot Tangerang telah melakukan peninggian tanggul di sejumlah titik Kali Angke yang terbukti mampu mengamankan wilayah lain dari banjir. Kasus jebolnya tembok di Pinang Griya menjadi perhatian khusus untuk segera dituntaskan.
Baca juga: Pemkab Tangerang kerahkan tim medis dan logistik ke lokasi bencana banjir
Terkait kondisi banjir secara keseluruhan, Sachrudin menyebutkan dari 12 titik banjir yang sempat terjadi di Kota Tangerang, kini rata-rata telah surut, termasuk di wilayah Pinang Griya dan Periuk.
“Kurang lebih dalam satu sampai dua hari ke depan, kita pastikan semuanya tuntas, kering, dan dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan lumpur serta sampah bersama masyarakat,” katanya.
Pemkot Tangerang juga telah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, mulai dari makanan siap saji, layanan kesehatan, dapur umum, hingga posko kebencanaan. Seluruh perangkat daerah, camat, lurah, dan jajaran kewilayahan, dikerahkan untuk pendataan dan pemantauan.
“Kami mengutamakan keselamatan dan kesehatan warga. Terima kasih kepada TNI dan Polri yang terus mendukung penanganan banjir di Kota Tangerang,” katanya.
Pewarta: Achmad IrfanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.