Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta agar fasilitas memancing di Waduk Cilangkap Batu Licin digratiskan untuk masyarakat.
“Ya, kalau ada pemancingan, terbuka (untuk umum) saja, dan saya minta kalau ada pemancingan, digratiskan, jangan dipungut biaya, ya. Jadi, kalau Dinas SDA (Sumber Daya Air) yang mengelola, ada masyarakat mancing, jangan dipungut lah, dibebasin saja,” ujar Pramono setelah meresmikan Waduk Batu Licin di Jakarta Timur, Senin.
Kendati demikian, dia berpesan agar masyarakat yang mengunjungi waduk tersebut juga turut menjaga tata tertib dan fasilitas publik.
Selain itu, masyarakat yang berkunjung juga perlu menjaga kebersihan di sekitar waduk.
Baca juga: Pramono resmikan Waduk Cilangkap Giri Kencana untuk kendalikan banjir Jakarta
Baca juga: Pramono berkomitmen lengkapi kebutuhan akan puskesmas pembantu di Jakarta
Baca juga: Pramono puji kepedulian warga Jakarta untuk korban bencana Sumatra
Seperti diketahui, Pramono meresmikan Waduk Cilangkap Batu Licin di Jakarta Timur pada Senin pagi, yang sebelumnya bernama Waduk Cilangkap Giri Kencana.
Saat peresmian, dia meminta agar waduk itu diubah namanya menjadi “Batu Licin” karena berdasarkan legenda dari wilayah tersebut.
Selain fasilitas memancing, tersedia pula fasilitas jogging track serta lapangan basket sehingga masyarakat dapat berolahraga di waduk tersebut.
Bagi masyarakat muslim yang ingin beribadah, dapat memanfaatkan fasilitas mushala di area waduk itu.
Dengan begitu, Waduk Batu Licin tidak hanya berfungsi mengatasi persoalan banjir di Jakarta, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh warga.
“Ini berdampak sangat positif bagi masyarakat. Apalagi, ini di tempat yang padat penduduk sehingga saya mengharapkan mudah-mudahan yang lainnya, ada tujuh (titik) lagi, saya segera bisa resmikan supaya bisa termanfaatkan,” ungkap Pramono.
Pewarta: Lifia Mawaddah PutriUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.