Makassar (ANTARA) - PT Intan Sejahtera Utama (PT ISMA) mendukung realisasi ekowisata di salah satu destinasi wisata alam dan petualangan di Sulawesi Selatan, Biring Tanggara Camp.
"Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat, khususnya para pemuda desa. Programnya mencakup pembangunan gerbang Biring Tanggara Camp sebagai identitas kawasan wisata berbasis alam," kata Direktur Utama PT Intan Sejahtera Utama, Muhammad Irfan dalam keterangan persnya di Makassar, Kamis.
PT Intan Sejahtera Utama (PT ISMA) adalah perusahaan penyedia layanan manajemen tenaga kerja dan maritim yang merupakan bagian dari Pelindo Group. Sejak Maret 2025, perusahaan ini secara resmi menjadi anak perusahaan dari PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), yang merupakan subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Baca juga: Otorita IKN kembangkan ekowisata berbasis komunitas sejahterakan warga lokal
Baca juga: Transformasi lahan konflik Megamendung jadi kawasan ekowisata
Dia mengatakan, untuk mendukung hal tersebut dilakukan penambahan fasilitas toilet untuk meningkatkan kenyamanan dan kebersihan pengunjung, serta pelatihan pemasaran digital bagi para pemuda desa.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal dalam mempromosikan potensi wisata secara mandiri dan berkelanjutan melalui media digital.
Irfan menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial dan ekonomi.
“Kami percaya bahwa pengembangan ekowisata tidak hanya berfokus pada pelestarian alam, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat lokal," ujarnya.
Baca juga: Kaltim petakan kawasan pengembangan ekowisata
Dia berharap Biring Tanggara Camp dapat berkembang sebagai destinasi wisata yang berdaya saing sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.
Sementara itu, terkait pelatihan pemasaran digital, ia menyebut, fokusnya pada pengenalan strategi promosi wisata berbasis media sosial, pembuatan konten kreatif, serta pengelolaan akun digital untuk menarik minat wisatawan.
Dengan bekal tersebut, para pemuda diharapkan mampu menjadi motor penggerak promosi dan pengelolaan ekowisata desa secara berkelanjutan.
Pewarta: Suriani MappongUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.