Semarang (ANTARA) - Universitas Diponegoro Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Pemalang membangun rumah desalinasi air payau di wilayah pesisir Kabupaten Pemalang, tepatnya di Desa Blendung dan Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami.
Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo, dalam pernyataan di Semarang, Selasa, mengatakan bahwa fasilitas rumah itu sebagai upaya bersama untuk meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat pesisir yang selama ini menghadapi keterbatasan sumber air layak konsumsi.
Rumah desalinasi air tersebut mengolah air payau menjadi air minum yang layak dikonsumsi masyarakat.
Mesin desalinasi yang terpasang memiliki kapasitas produksi sekitar 200 galon per hari dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pasokan air dari wilayah lain, khususnya pada musim kemarau," katanya.
Baca juga: Universitas Diponegoro nyatakan kesiapan jadi penghubung penempatan PMI ke Jepang
Baca juga: Undip berhasil pertahankan peringkat 2 nasional pada UI GreenMetric
Ia mengatakan bahwa rumah desalinasi tersebut sudah diresmikan, sekaligus menjadi bagian dari penguatan kerja sama antara Undip dan Pemkab Pemalang.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Rektor Undip dan Bupati Pemalang, yang mencakup sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Khususnya, melalui penerapan tridharma perguruan tinggi untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Bagi Undip, kata dia, keterlibatan dalam pembangunan rumah desalinasi air itu merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis riset yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.
Menurut dia, kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan mendasar di masyarakat.
Baca juga: Undip kirim bantuan mesin penjernih air untuk korban banjir di Sumbar
Melalui kerja sama tersebut, Undip berupaya memastikan hasil riset dan inovasi yang dikembangkan di lingkungan kampus dapat diterapkan secara nyata dan berkelanjutan.
"Mudah-mudahan kerja sama ini dapat terus kita kembangkan dan benar-benar membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah pesisir," katanya.
Sementara itu, Bupati Pemalang Anom Widyantoro menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang terjalin dengan Undip.
Ia menilai keberadaan rumah desalinasi air itu sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, sekaligus membuka peluang pengembangan fasilitas serupa di desa-desa lain yang membutuhkan.
"Air hasil desalinasi ini sudah kami coba dan kualitasnya sangat baik serta layak dikonsumsi. Ke depan, teknologi ini akan kami dorong untuk dikembangkan di wilayah lain," katanya.
Melalui kolaborasi tersebut, Undip dan Pemkab Pemalang berharap kerja sama yang terjalin dapat terus berlanjut dan melahirkan berbagai program lain yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Pewarta: Zuhdiar LaeisUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.