Wamena (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY menyukseskan program air bersih di Kampung Numbukawi, Distrik Malagai, Kabupaten Lanny Jaya Papua Pegunungan.

Dansatgas Pamtas Yonif 511/DY Letkol Inf Amar Supratman meresmikan jaringan pipanisasi air bersih di wilayah pedalaman Papua Pegunungan, terutama di Kampung Numbukawi, Distrik Malagai, Kabupaten Lanny Jaya.

Baca juga: Dukungan kodim Jayawijaya pada festival honai natal bagi kaum muda

Letkol Inf Amar Supratman dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu, mengatakan jaringan pipanisasi air bersih menjadi kado perayaan Hari Raya Natal bagi masyarakat pedalaman Papua.

“Air bersih yang diberikan merupakan hadiah Natal bagi masyarakat di pedalaman Papua. Selain itu kami juga memberikan bahan pokok (bapok) untuk anak anak Papua pedalaman,” katanya.

Baca juga: Pemprov Papua Barat alokasi Rp1 miliar untuk pengembangan hutan adat pada 2026

Menurut dia, masyarakat sangat antusias dan senang sekali dengan hadirnya pipanisasi air bersih yang memang sangat dibutuhkan.

“Pipanisasi air bersih hadir tidak hanya untuk membantu masyarakat, tetapi juga mendorong pemberdayaan dan menggerakkan pertanian masyarakat sekitar. Ini bagian dari pembangunan yang terintegrasi,” ujarnya.

Dia menjelaskan kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat Indonesia di Papua untuk memberikan perhatian dan dukungan dalam bentuk apapun, termasuk membantu membuat jaringan pipanisasi air bersih.

“Kami berharap kehadiran TNI memberikan dukungan kepada masyarakat di daerah pedalaman untuk mengatasi masalah sosial yang dihadapi,” katanya.

Sementara itu Kepala Kampung Numbukawi Leis Weya mengucapkan terima kasih banyak kepada Satgas Pamtas Yonif 511/DY atas dukungan pembuatan jaringan pipanisasi air bersih.

“Terima kasih kepada komandan dan jajaran atas perhatian kepada masyarakat, serta ikut membantu pemerintah daerah untuk pembangunan infrastuktur yaitu pipanisasi air bersih di Kampung Numbukawi, Distrik Malagai," ujarnya.



Pewarta: Yudhi Efendi
Editor : M Rasyid Khair Munawar

COPYRIGHT © ANTARA 2026