Jakarta (ANTARA) - Menutup tahun 2025, SMA Mardani Leadership School kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan kepemimpinan berlandaskan nilai kemanusiaan melalui aksi sosial berbasis pembelajaran.
Empat siswi Shalisya Malica Amani, Raisa Sala Muamtaza, dan Raihanah Tsabita Addin, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di PKBM Al-Falah, Sumur Batu, Bantargebang, Bekasi, dengan dukungan komunitas Jejak Baik.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek pembelajaran sekolah yang dirancang untuk mendorong kolaborasi, empati sosial, serta keterlibatan aktif peserta didik dalam konteks nyata masyarakat.
Pendekatan ini sejalan dengan kajian pendidikan humaniora yang menekankan pentingnya pengalaman langsung (experiential learning) dalam membentuk kepekaan sosial, kemampuan reflektif, serta rasa tanggung jawab sebagai warga masyarakat, khususnya di tengah situasi sosial yang semakin kompleks dan tidak pasti.
Selama kegiatan berlangsung, para siswi menyelenggarakan sesi pembelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris bagi peserta didik PKBM Al-Falah.
Metode pengajaran dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif dan dialog dua arah, sehingga menciptakan suasana belajar yang partisipatif, menyenangkan, dan memotivasi.
Mentor SMA Mardani Leadership School, Sulaeman Saleh, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari proses pendidikan kepemimpinan.
“Kepemimpinan tidak dibentuk di ruang kelas semata, tetapi melalui keberanian untuk hadir, mendengar, dan bertindak di tengah masyarakat. Aksi sosial ini melatih siswa untuk mengembangkan empati, komunikasi, dan rasa tanggung jawab, nilai inti kepemimpinan yang berkelanjutan,” ujar Sulaeman.
Salah satu siswi, Shalisya Malica Amani, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pembelajaran yang melampaui tuntutan akademik.
“Program ini kami jalani sebagai bagian dari proyek sekolah, tetapi lebih dari itu, kami mendapatkan pengalaman langsung di bidang sosial dan humaniora. Kami belajar bahwa proses belajar bisa menjadi sarana saling menguatkan,” ungkap Shalisya mewakili tim.
Kolaborasi dengan Jejak Baik memperkuat dimensi pembelajaran sosial dalam kegiatan ini. Sora Algamar, Co-Founder Jejak Baik, menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kerja-kerja kemanusiaan.
“Ketika remaja diberi ruang untuk terlibat langsung dalam aktivitas sosial, mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga belajar tentang realitas, ketimpangan, dan harapan. Inilah bentuk pendidikan karakter yang hidup dan relevan dengan tantangan zaman,” jelas Sora.
Program ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi peserta didik PKBM Al-Falah, khususnya dalam meningkatkan motivasi belajar dan kepercayaan diri. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi langkah awal penguatan peran sosial bagi para siswi SMA Mardani Leadership School untuk terus berkontribusi dalam aktivitas kemasyarakatan di masa mendatang.
Melalui model pembelajaran berbasis aksi sosial ini, SMA Mardani Leadership School menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan pemimpin muda yang reflektif, empatik, dan berorientasi pada kemanusiaan.
Siswi SMA Mardani Leadership School Dorong Motivasi Belajar di PKBM Al-Falah
Jumat, 12 Desember 2025 19:47 WIB
Siswi SMA Mardani Leadership School Dorong Motivasi Belajar di PKBM Al-Falah (ANTARA/istimewa)
