Kabupaten Bogor (ANTARA) - Polres Bogor, Polda Jawa Barat, menggalang donasi internal sebesar Rp112,44 juta melalui gerakan “Polisi Baik” untuk membantu warga terdampak banjir parah di wilayah Aceh dan Sumatera.
Kapolres Bogor,,AKBP Wikha Ardilestanto, di Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa, menjelaskan, donasi tersebut murni berasal dari patungan sukarela seluruh jajaran Polres Bogor. Mulai dari perwira, bintara hingga staf administratif ikut terlibat dalam aksi solidaritas tersebut.
Menurut dia, total 1.713 personel berpartisipasi dalam pengumpulan dana yang dilakukan secara spontan. Respons cepat jajaran kepolisian itu menunjukkan tingginya empati terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana.
“Melalui gerakan ‘Polisi Baik’ ini, kami secara spontan dan sukarela melakukan aksi patungan donasi,” ujar dia.
Baca juga: Tasya Revina salurkan donasi untuk warga korban banjir dan longsor
Ia menuturkan, musibah banjir di Aceh dan Sumatera berdampak pada ribuan warga yang harus mengungsi maupun mengalami kerugian materiil. Kondisi tersebut mendorong Polres Bogor untuk mengambil langkah kemanusiaan.
“Kami berharap, meski tidak seberapa, donasi ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera,” katanya.
Ia menekankan, keberadaan Polri tidak hanya sebatas penegakan hukum dan pelayanan keamanan, tetapi juga bagian dari masyarakat dalam situasi suka maupun duka. Karena itu, solidaritas menjadi hal yang harus terus dijaga oleh anggota kepolisian.
“Ini adalah panggilan hati, bahwa polisi adalah bagian dari masyarakat dan kami akan selalu hadir dalam suka maupun duka,” ungkapnya.
Baca juga: MALIQ & D'Essentials dan Andien serukan solidaritas publik donasi di konser amal
Bantuan kemanusiaan tersebut selanjutnya disalurkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak banjir. Termasuk di antaranya kebutuhan pangan, perlengkapan kebersihan, dan bantuan logistik lain yang dibutuhkan dalam masa tanggap darurat.
Polres Bogor memastikan proses pendistribusian dilakukan secara transparan dan terkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Ia berharap gerakan kemanusiaan ini dapat memperkuat rasa persaudaraan antarwilayah serta mendorong semakin banyak pihak yang ikut berkontribusi membantu pemulihan pascabencana.
