Bekasi (ANTARA) - Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Bekasi, Jawa Barat, bergotong royong menggalang donasi di kalangan internal untuk membantu korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Bekasi Ahmad Faisyal Hermawan menyatakan aksi solidaritas melalui penggalangan dana secara sukarela di tubuh internal ini dilakukan sebagai wujud empati serta kepedulian partai terhadap korban bencana di Pulau Sumatera.
"Dana yang terkumpul senilai Rp50 juta, murni dari anggota fraksi kami, kemudian pengurus partai dari tingkat anak ranting sampai tingkat DPC. Jadi ini murni dari keluarga besar PDI Perjuangan Kota Bekasi, kita tidak menampung donasi dari masyarakat umum," katanya di Bekasi, Sabtu.
Ia menjelaskan donasi yang terkumpul ini selanjutnya akan dibawa ke Sumatera untuk dibelanjakan sejumlah kebutuhan pokok di wilayah terdekat dengan lokasi terdampak sebelum disalurkan langsung kepada korban bencana.
"Barang seperti obat-obatan, selimut, pakaian, dan sembako akan dibawa menggunakan mobil boks menuju wilayah bencana. Teman-teman dewan berangkat Selasa pekan depan, uang dibelanjakan di sana baru kemudian didistribusikan," katanya.
Rombongan Fraksi PDIP DPRD Kota Bekasi yang akan berangkat dipimpin Arif Rahman Hakim (ARH) bersama para anggota dewan lain di antaranya Rudy Heryansyah, Samuel Sitompul dan Agus Boyo.
Selain bantuan langsung tersebut, PDIP Kota Bekasi juga akan berpartisipasi dalam penggalangan dana yang dikoordinasikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
Faisyal mengungkapkan pusat partai telah membuka rekening khusus dan meminta seluruh jajaran bergotong royong memberikan dukungan. "Artinya hari ini, selain yang kami bawa adalah Rp50 juta langsung, kami juga akan gotong royong juga ke rekening DPP Partai," ucapnya.
Dirinya berharap gerakan solidaritas ini dapat sedikit membantu meringankan beban para penyintas sekaligus menjadi momentum refleksi bagi banyak pihak.
"Paling tidak gerakan ini bisa meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang ada di Sumatera. Mudah-mudahan ini pelajaran buat kita semua ke depan, tentunya bangsa ini menjadi lebih baik dalam mengurus rakyatnya," katanya.
