Palembang (ANTARA) - Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Sumatera Selatan menyatakan terus melakukan berbagai pembenahan untuk mewujudkan perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia bertaraf internasional pada 2026.
"Setelah ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) pada akhir 2023, kami berupaya menjadi universitas bertaraf internasional dengan melakukan pembenahan mulai dari struktur organisasi, SDM, fasilitas perkuliahan, dan kualitas lulusan," kata Sekretaris Unsri Palembang Alfitri pada acara silaturahim dengan insan pers di Palembang, Jumat.
Dia menjelaskan Unsri sudah saatnya masuk jajaran universitas internasional karena memiliki sumber daya manusia (SDM) dan lulusan yang memiliki daya saing tinggi di dalam dan luar negeri.
Baca juga: Kemdiktisaintek minta perguruan tinggi serius bina mahasiswa baru
Untuk mewujudkan internasionalisasi perguruan tinggi negeri itu, pihaknya mendorong fakultas, termasuk program pascasarjana yang dinilai siap, menjalin kemitraan dengan berbagai institusi dan perguruan tinggi luar negeri sebanyak-banyaknya
"Pengembangan program pertukaran mahasiswa seperti memberikan kesempatan mahasiswa Unsri belajar di perguruan tinggi mitra luar negeri dan mahasiswa mitra belajar di Unsri," ujarnya.
Mengenai jumlah sarjana yang dicetak Unsri setiap tahun, kata dia, mencapai 6.000-7.000 orang dari 10 fakultas dengan enam kali kegiatan wisuda.
Fakultas yang ada di Unsri sekarang ini, yakni Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Familtas Teknik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian.
Baca juga: Unja dan Unsri sepakat perkuat kerja sama penelitian dan pengabdian masyarakat
Selain itu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Fakultas Ilmu Komputer, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat.
