Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan 'Corporate Social Responsibility' (Musrenbang CSR) bersama para pelaku usaha sekaligus menjadi agenda pertama di Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan dibuka Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dihadiri legislatif, perangkat daerah terkait serta perwakilan perusahaan di gedung Swatantra Wibawa Mukti, kompleks perkantoran Pemkab Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis.
"Hari ini kita berkumpul di sini untuk mengikuti Musrenbang CSR pertama kali di Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi sebagai pencetusnya. Kita kumpulkan perusahaan untuk memastikan agar CSR mereka tidak keluar ke daerah lain," kata Wakil Bupati.
Ia menyebut agenda ini sebagai momentum penting untuk menyatukan langkah pemerintah daerah dengan pelaku usaha agar program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan atau CSR tersebut lebih terkoordinasi, terarah dan berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat.
Sebagai pemilik wilayah kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara, Kabupaten Bekasi memiliki 7.862 perusahaan dengan potensi CSR besar yang dapat mendukung pembangunan daerah apabila mampu dikoordinasikan secara maksimal dan terarah.
"Alangkah baiknya jika CSR dari 7.862 perusahaan ini bisa lebih terkoordinasi dengan baik oleh Bappeda. Saya yakin bisa menjadi penopang yang memperkuat tambal sulam dengan APBD kita. Sehingga dapat dirasakan langsung masyarakat Kabupaten Bekasi," katanya.
Asep mengapresiasi kontribusi sejumlah perusahaan dari berbagai kawasan yang telah berperan terhadap pembangunan daerah melalui CSR tersebut. Di antaranya seperti pembangunan infrastruktur jalan, kesehatan, penanaman mangrove, sarana prasarana sekolah hingga program makan gratis.
"Kita butuh pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan banyak sektor lain. Oleh karena itu, kita bersilaturahmi hari ini untuk meningkatkan kolaborasi dan koordinasi agar CSR dapat terarah sesuai kebutuhan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," ucap dia.
Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi Dwi Sigit Adrian menambahkan Musrenbang CSR 2025 ini bertujuan menyelaraskan serta mengintegrasikan rencana kerja CSR perusahaan melalui sinergi program strategis pemerintah daerah.
"Melalui peran ini kita mendorong inisiatif perusahaan dengan kebutuhan masyarakat sehingga setiap langkah yang diambil benar-benar memberi manfaat nyata," katanya.
Sigit menyebutkan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bekasi tahun 2025-2029 mengacu pada visi serta misi kepala daerah yakni mewujudkan Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju dan Sejahtera.
Fokus utama pembangunan sekaligus menjadi acuan bagi pelaksanaan program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan adalah mendukung sektor-sektor strategis antara lain ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lingkungan hidup serta sektor penting lain.
Pemkab Bekasi juga tengah mempersiapkan CSR Award tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan atas kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah di Kabupaten Bekasi.
"Kami berharap penghargaan ini nantinya bisa menjadi pemantik semangat yang lebih besar dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha dan masyarakat," katanya.
Baca juga: Semarang agendakan raker pariwisata
Baca juga: Pemkab Bekasi selaraskan musrenbang dengan visi dan misi kepala daerah
