Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengumpulkan 11 kepala daerah sekitar Jabodetabek-Punjur dalam Borderline Economic Summit (BES) 2025 di Ciawi, Rabu, untuk membahas percepatan pembangunan dan persoalan kawasan perbatasan.
Pada forum yang berlangsung di Hotel Pullman Ciawi, Kabupaten Bogor, itu Rudy memfokuskan pertemuan pada harmonisasi perencanaan dan implementasi percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan agar pembangunan antardaerah saling terhubung dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Sebanyak 11 daerah perbatasan yang diundang adalah Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Lebak, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Purwakarta.
“Ya, tentunya hari ini kita melaksanakan sebuah kegiatan dalam rangka Borderline Economic Summit, bahwa Kabupaten Bogor terus melakukan percepatan pertumbuhan ekonomi. Untuk menyejahterakan masyarakat, kita terintegrasi dan berkolaborasi dengan seluruh wilayah yang ada di sekitar Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.
Ia menjelaskan, salah satu fokus kolaborasi adalah percepatan pembangunan infrastruktur jalan, percepatan pembangunan infrastruktur sumber daya manusia, dan percepatan pembangunan lain di Kabupaten Bogor yang kebijakannya harus selaras dengan kabupaten/kota sekitar.
Menurut Rudy, tujuan utama pertemuan kepala daerah kawasan perbatasan ini adalah memastikan Pemerintah Kabupaten Bogor dan wilayah sekitar memiliki komitmen yang sama untuk menyejahterakan masyarakat di masing-masing daerah melalui pembangunan yang terkoordinasi.
“Yang terpenting adalah satu: membangun bangsa dari wilayah kita masing-masing. Hari ini kita membangun bangsa dari Kota Bogor. Terima kasih atas langkah-langkah yang diambil oleh DPMPTSP Kabupaten Bogor, dan tentunya ini menjadi langkah besar dalam menapaki Bogor 2025, dari Bogor untuk Indonesia,” kata dia.
Forum BES 2025 juga dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman yang memberikan dukungan pada inisiatif kerja sama ekonomi perbatasan tersebut, sekaligus mendorong Bogor Raya dan daerah sekitarnya menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat dan nasional.
Baca juga: Pemkab Bogor mulai tahapan awal penataan kawasan wisata Puncak
Baca juga: Bupati Bogor bahas penyediaan kereta gantung di kawasan Puncak
