Kota Jambi (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) karena wilayah setempat telah memasuki musim hujan.
"Saat ini sudah memasuki musim hujan. Kondisi cuaca yang lembap dan suhu udara yang lebih rendah dinilai menjadi faktor pemicu meningkatnya risiko penularan dua penyakit yaitu DBD dan ISPA tersebut," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Jambi Rini Kartika di Jambi, Selasa.
Menurut dia, kondisi itu mempermudah penularan terutama pada masyarakat dengan daya tahan tubuh rendah, karena virus dapat terhirup masuk ke saluran pernapasan dan menimbulkan berbagai gangguan pernapasan.
Baca juga: Dinkes Cianjur tekan kasus ISPA
Baca juga: Dinkes Lebak imbau warga jaga imunitas tubuh cegah ISPA pada musim pancaroba
Virus penyebab Infeksi Saluran Pernapasan Akut dapat bertahan lebih lama di udara ketika cuaca dingin, kata dia, kondisi tersebut membuat penularan lebih mudah terjadi, terutama bagi masyarakat dengan daya tahan tubuh yang rendah.
"Virus yang bertahan di udara lebih mudah terhirup ke dalam saluran pernapasan saat stamina tidak optimal sehingga memicu penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut," katanya.
Rini mengatakan risiko peningkatan kasus DBD juga harus diantisipasi dan meminta masyarakat agar aktif menjaga lingkungan dengan membersihkan tempat yang berpotensi menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk seperti ban bekas, wadah air tidak terpakai, serta genangan air hujan di sekitar rumah.
Baca juga: Peran puskesmas di Lampung diperkuat atasi persebaran ISPA
Pemerintah kota setempat mengimbau warga aktif membersihkan tempat yang dapat menampung air karena hal itu penting untuk memutus siklus perkembangbiakan nyamuk.
"Bersihkan tempat perindukan nyamuk, termasuk ban bekas hingga barang berserakan yang akan berpotensi terisi air hujan dan menjadi tempat bertelur nyamuk. Tempat itu sangat berisiko menjadi sarang nyamuk," kata dia.
